Atikoh Ganjar Minta Para Pendukung Tidak Goyah dalam Memilih Ganjar-Mahfud

AKURAT.CO Temui ribuan relawan di kawasan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh mengingatkan, bahwa hari pencoblosan tinggal menghitung hari.
Siti Atikoh mengajak seluruh yang hadir di lokasi untuk merapatkan barisan untuk ke TPS dan mencoblos Ganjar-Mahfud. Serta tidak goyah ketika diberi sembako oleh pihak lain.
Baca Juga: Bawaslu Larang Bagi-Bagi Sembako Saat Kampanye: Termasuk Politik Uang
Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi, Caleg DPRD Kota Cilegon dari PDIP, Amin P. Napitipulu serta ribuan kader dan simpatisan PDIP.
"Saya yakin di sini kader militan. Tadi ketika ditantang Pak Ade dan Pak Amin, siap. Apakah diberi sembako akan goyah?” ucap Atikoh, di Cilegon, Banten, Rabu (7/2/2024).
“Itu menunjukkan kader militan dan yang kita lakukan adalah memastikan orang-orang di sekeliling kita, tetangga kita, saudara kita, orang yang kita kenal, untuk tanggal 14 Februari datang ke TPS," sambungnya.
Atikoh menekankan, suara dari tiap pemilih sangat menentukan arah masa depan bangsa, apa akan menjadi lebih baik atau lebih buruk.
"Karena satu suara akan menentukan masa depan bangsa, akan menentukan bagaimana demokrasi ke depan bisa bertahan tidak, apakah roda pemerintahan akan makin baik atau tidak, meskipun pencoblosan tidak sampai lima menit, paling 3 menit," tegas Atikoh.
Mantan wartawati ini pun mengajak seluruh masyarakat sama-sama menjaga TPS dan suara masing-masing usai melakukan pencoblosan. Termasuk, ketika dilakukan penghitungan suara di tingkat TPS hingga Kecamatan.
Baca Juga: Wejangan Siti Atikoh untuk Para Orang Tua di Banten: Semangat Berjuang Demi Kebaikan Anak
Atikoh kemudian menjelaskan program pendidikan yang dibawa oleh Ganjar-Mahfud adalah Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana.
Menurutnya, pendidikan sangat penting untuk memersiapkan anak-anak dan generasi penerusnya dengan baik.
"Kenapa penting? Agar anak cucu kita itu punya kesempatan lebih. Dengan pendidikan tinggi dan itu difasilitasi negara, tentu anak kita akan mendapatkan kesempatan kehidupan lebih baik dari keluarganya," pungkas Atikoh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








