Jurus Jitu Prabowo-Gibran Atasi Kekurangan Dokter Spesialis

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran menggelar Talk Show bertajuk 'Masa Depan Kesehatan Bangsa di Mata Perempuan Indonesia' di Fanta Headquarters, Jalan Surabaya nomor 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2024).
Dalam Talk Show ini menghadirkan Keynote Speaker Dewan Pengarah TKN Prabowo- Gibran Hashim Djojohadikusumo.
Koordinator Fanta Health dr. Ardiansyah Bahar, menjelaskan, diskusi soal isu kesehatan dan perempuan digelar usai melihat debat kelima capres tentang kesehatan dan inklusivitas.
Sebab kata dr. Ardiansyah, peran perempuan sangat penting terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Ia juga menyebut Prabowo-Gibran memiliki kepedulian yang tinggi terhadap isu kesehatan.
Baca Juga: Kopel Bulog Gandeng Venteny Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan
“Bicara kesehatan pada Asta Cita, program Bapak Prabowo dan Mas Gibran yang paling komprehensif dan sangat peduli terhadap kesehatan bangsa ini,"kata dr. Ardiansyah.
Dewan Pengarah TKN Prabowo- Gibran Hashim Djojohadikusumo dalam sambutannya mengatakan terkait isu kesehatan, pasangan Prabowo-Gibran akan membangun rumah sakit bertaraf internasional di setiap kabupaten.
Pasalnya kata Hashim, dari data yang ia dapatkan, 250 kabupaten di Indonesia belum memiliki rumah sakit fasilitasi kesehatan yang memadai.
“Kita harus mendirikan rumah sakit-rumah sakit yang bagus di setiap kabupaten di Indonesia,” kata Hashim.
Selain itu Prabowo-Gibran kata Hashim nantinya akan mengirimkan beasiswa pendidikan untuk 10 ribu dokter. Sebab kata Hashim, dari data yang ia dapatkan, Indonesia kekurangan 140 ribu dokter.
Baca Juga: 9 Tahun Berkuasa, Jokowi Selesaikan 190 PSN Senilai Rp1.515,4 T
"Kita harus melatih mendidik 140 ribu dokter. Prabowo punya ide untuk menanggulangi kekurangan dokter spesialis. Maka ada program Prabowo mau kirim 10 ribu dokter dengan beasiswa pemerintah untuk dapat pendidikan dokter setiap tahun," ucapnya.
Adik Prabowo Subianto ini juga menyebut program makan siang gratis untuk anak-anak dan ibu hamil, lantaran 41 persen anak Indonesia tidak sarapan pagi dan tingginya stunting di Indonesia.
Sebab program makan siang dan susu gratis bertujuan untuk menanggulangi masalah kesehatan di Indonesia.
"Program Prabowo menyangkut 4 juta ibu yang sedang hamil, kenapa? karena menurut pakar gizi, itu harus juga dikasih ke ibu-ibu yang kurang mampu, mereka harus dikasih makanan yang cukup, supaya bayi di dalam perut dapat makanan cukup. Kenapa harus ibu-ibu ? karena setiap tahun lahir 50 ribu anak cacat, cacat tubuh, cacat otak, ini karena ibu mereka kekurangan dan tak mendapat cukup makanan. Salah satu paslon yang ada jawaban dan ada solusi adalah Prabowo-Gibran? Ini adalah ide yang sudah lahir 16 taun lalu," kata Hashim.
Sementara itu dr. Siska mengatakan bahwa kesehatan sangat penting bagi sebuah bangsa. Karena kesejahteraan suatu bangsa ditentukan dari tingkat kesehatannya.
“Sumber daya manusianya yang sehat akan menghasilkan usia harapan hidup yang tinggi dan produktivitas ekonomi yang tinggi, sehingga menghasilkan kesejahteraan ekonomi yang tinggi,” kata dr Siska.
Baca Juga: Pilpres 2024 Diprediksi 2 Putaran, Prabowo-Gibran Lawan Anies-Muhaimin
Ia juga mendukung program makan siang dan susu gratis untuk anak dan ibu hamil.
"Saya beri acungan jempol untuk bapak Prabowo yang sudah beri inisiasi untuk memberikan makan siang gratis untuk anak dan ibu hamil. Program makan siang gratis ini terobosan yang bagus dan sudah dibuktikan di beberapa negara, namun hal baru di Indonesia," tutur dr. Siska.
Kemudian dr Cindy mengatakan pentingnya pemberian nutrisi terhadap ibu hamil dan ibu melahirkan serta akses kesehatan kepada masyarakat.
“Memberikan nutrisi tidak hanya makan satu hari, tetapi nutrisi tambahan berupa susu, jadi ada susu buat balita, anak SD. Jadi untuk yang stunting dan untuk malnutrisi bagus juga, dan juga untuk ibu hamil seperti diberikan makanan yang bernutrisi. Jadi tidak hanya akses kesehatan yang bernutrisi yang perlu diperhatikan,” kata dr. Cindy.
Secara terpisah Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid mengatakan dalam visi dan misi Prabowo-Gibran kesehatan adalah salah satu bagian penting dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Baca Juga: Menilik Langkah Bitcoin di Tahun Baru Imlek 2024, Cuan Atau Zonk?
"Melihat data bahwa jumlah Nakes dan tempat tidur RS per populasi kita,masih di bawah standar WHO. Nah ini harus segera dibenahi. Prabowo Gibran memperhatikan hal ini," kata Arief.
Wakil Direktur Milienial Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 itu menyebut Prabowo-Gibran memiliki Program Hasil Terbaik Cepat terkait kesehatan yakni meberikan makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren serta ibu hamil.
Selain itu Program Prabowo-Gibran lainnya kata Arief, pemeriksaan kesehatan gratis, menurunkan kasus TBC 50 persen dalam 5 tahun dan membangun Rumah Sakit lengkap berkualitas.
"Pak Prabowo dalam debat Pilpres kelima mengatakan yang paling penting dalam upaya preventif adalah makanan bergizi untuk anak-anak dan ibu-ibu yang melahirkan. Sehingga ini bukti kepedulian pasangan Prabowo-Gibran terhadap kesehatan masyarakat," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










