Akurat

Ternyata Ini Alasan Ahok Baru Mundur dari Pertamina

Paskalis Rubedanto | 3 Februari 2024, 20:42 WIB
Ternyata Ini Alasan Ahok Baru Mundur dari Pertamina

AKURAT.CO Politisi PDIP, Basuki Thjahja Purnama (Ahok), mengaku memang sudah lama berencana mundur dari Komisiaris Utama PT Pertamina Persero.

"Saya akan fokus kampanye khusunya di Jakarta. Memang sudah lama saya mau mundur (dari Pertamina)," kata Ahok kepada wartawan, di GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

Baca Juga: Hari Pertama Turun Gunung, Ahok Salam Metal Tiga Jari Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud

Dia pun menjelaskan mengapa dirinya baru mundur sekarang, yaitu karena Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina Persero yang diundur. Sehingga dirinya harus menunda mundur, sebab harus memastikan tugasnya tuntas hingga RUPS diselesaikan.

"Masalahnya RUPS nya mundur, saya mesti pastikan kerja perusahaan udah di RUPS kan, KPI sudah di RUPS kan dan saya sudah masukan, tahun ini Pertamina harus bisa menghemat minimal 46 persen dari pengadaan barang, makanya mesti saya taruh di RUPS," beber Ahok.

Menurutnya, segala tugas dan tanggung jawabnya sebagai Komisiaris Utama PT Pertamina Persero sudah ada penggantinya, yakni Direktur Manajemen Resiko.

"Dan kita juga waktu kita tinggalkan, ada Direktur Manajemen Resiko di dalam, nah itu sudah dilantik, makanya saya berani lepas," pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Ganjar-Mahfud, Ahok Mundur dari Jabatan Komisaris Utama Pertamina

Sebelumnya, dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @basukibtp, ia menunjukkan surat pengunduran dirinya dari PT Pertamina Persero yang telah diserahkan kemarin, Jumat (2/2/2024).

Dalam unggahannya itu, Ahok mengaku siap untuk ikut serta dalam kampanye dan memenangkan paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Dengan ini, saya menyatakan mendukung serta akan ikut mengkampanyekan pasangan calon presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Hal ini agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik saya. Merdeka! Merdeka! Merdeka!," tulis Ahok, dikutip Sabtu (3/2/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.