Hasto Akui Pencopotan Bendera PDIP Bukan yang Pertama Kalinya: Kami Hanya Sabar

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menunggu respons dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait upaya pencopotan bendera PDIP di Gunungkidul, Yogyakarta, beberapa waktu lalu saat Jokowi datang untuk kunjungan kerja.
Dia mengungkapkan, upaya pencopotan tersebut dilakukan oleh oknum yang mengaku Paspampres, dan datang dengan mobil tank atau mobil militer, namun dicegat oleh pihak PDIP Gunungkidul.
Baca Juga: PDIP Protes Bendera di Gunungkidul Dicopot saat Kunker Jokowi: Kenapa yang Lain Tidak Dilarang
"Kami menunggu respon dari Bapak Presiden terkait dengan upaya-upaya menurunkan bendera peserta pemilu," kata Hasto dalam jumpa pers, di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Kamis (1/2/2024).
Dia merasa geram karena kejadian semacam itu bukan sekali dua kali terjadi. PDIP selama ini masih bersabar, namun kini mereka akan bergerak.
"Karena ini tidak terjadi kali ini, sebelum-sebelumnya sudah terjadi, hanya kami menempuh jalan kesabaran," ungkap Hasto.
"Tetapi ketika ini sudah berkaitan dengan struktur kami di tingkat yang paling bawah, dan mereka menyatakan mereka akan membela bendera PDIP yang sudah dikibarkan dengan penuh militansi menjaga bendera itu," sambungnya.
Baca Juga: PDIP Benarkan Mensos Risma Tidak Nyaman di Kabinet
Sebelumnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, bahwa kadernya mendapatkan intimidasi dan kekerasan dari oknum Paspamres usai membentangkan spanduk dukungan calon presiden 03, Ganjar Pranowo.
Dugaan intimidasi terjadi pada Senin (29/1/2024) malam atau sebelum kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) keesokan harinya, di Gunungkidul Yogyakarta, Selasa (30/1/2024).
Selain itu, orang yang mengaku sebagai paspampres juga meminta dirinya untuk menurunkan bendera PDI Perjuangan dijalur yang akan dilintasi Presiden Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







