Akurat Logo

Mahfud Mundur dari Kabinet, Prabowo: Itu Hak Politik

Atikah Umiyani | 31 Januari 2024, 17:43 WIB
Mahfud Mundur dari Kabinet, Prabowo: Itu Hak Politik

AKURAT. CO Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, ikut menanggapi soal rencana Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang akan mundur dari jabatannya.

Baca Juga: Ganjar Harap Prabowo-Gibran Ikuti Langkah Mahfud: Yang Punya Konflik Kepentingan Sebaiknya Mundur

Namun, Prabowo yang juga Menteri Pertahanan itu tak menanggapi panjang lebar. Dia hanya mengatakan, itu adalah bagian dari hak politik yang dimiliki Mahfud.

"Itu hak politik," kata Prabowo singkat usai menghadiri acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024 bertajuk "The Urgency To Ignite Growth" di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Sebelumnya, Mahfud MD telah memutuskan untuk mengundurkan diri kabinet Presiden Joko Widodo. Bahkan, ia mengaku sudah menyiapkan surat pengunduran dirinya untuk diberikan kepada Jokowi.

"Hari ini saya sudah membawa surat untuk presiden, untuk disampaikan ke presiden langsung tentang masa depan politik saya, yang belakangan ini menjadi perbincangan publik. Dan surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal ketemu presiden. Tapi saya bawa terus karena memang surat ini begitu saya diberi waktu langsung saya ketemu langsung saya sampaikan surat ini," kata Mahfud di Lampung, Rabu (31/1/2024).

Diketahui, Mahfud Md mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Menko Polhukam, berkaitan kontestasi Pilpres 2024 karena Mahfud Md merupakan calon wakil presiden nomor urut 3 mendampingi calon presiden Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Ganjar Dorong Kontestan Pilpres 2024 Ikuti Langkah Mahfud

Dia akan menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (Menko Polhukam) secara langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya akan melaporkan, saya sudah selesai," kata Mahfud di Lampung, dikutip Antara, Rabu (31/1/2024).

Dia mengatakan, surat pengunduran dirinya akan dia sampaikan begitu ia mendapatkan jadwal untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Mahfud memperkirakan surat pengunduran dirinya tersebut akan diserahkan pada Kamis (1/2).

"Dan surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal ketemu dengan Presiden (Jokowi), tapi saya bawa terus karena memang surat ini begitu saya diberi waktu langsung saya sampaikan surat ini," kata Mahfud.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.