Pertemuan Jokowi dengan Ketum KIM Bukan Kampanye, Hanya Silaturahmi

AKURAT.CO Rentetan pertemuan yang dilakukan Presiden Jokowi dengan ketum partai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM), dianggap bukan kampanye terselubung. Pertemuan politik dilakukan sebatas untuk silaturahmi.
Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana menegaskan, Presiden Jokowi belum berkampanye, sekalipun memiliki hak. Adanya kegiatan pertemuan dengan ketum-ketum partai tidak melulu membahas agenda politik.
"Pertemuan politik, sekali lagi, itu digunakan untuk konteks perbaikan dan kemajuan bangsa," kata Ari, di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (29/1/2024).
Baca Juga: Kaesang: Jokowi Dukung PSI
Presiden Jokowi diketahui menghabiskan akhir pekan di Yogyakarta, antara lain bermain bola dengan putra bungsu yang juga Ketum PSI, Kaesang Pangarep. Jokowi juga bertemu dengan Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). PSI-Demokrat merupakan anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) pengusung Prabowo-Gibran.
Sebelumnya, Jokowi juga mengadakan pertemuan dengan Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, dan Zulkifli Hasan. Ketiganya merupakan ketum partai dan anggota kabinet yang menjadi motor KIM. Sedangkan dengan ketum lain di luar KIM, Jokowi tidak mengadakan pertemuan, bahkan menghadiri hajatan besar HUT ke-51 PPP, belum lama ini.
Baca Juga: Kegiatan di Jateng Bukan Agenda Politik Banal Jokowi
Ari melanjutkan, Jokowi juga mengadakan pertemuan dengan tokoh bangsa, seperti Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
"Pertemuan-pertemuan politik kan pasti dilakukan, tidak hanya untuk konteks ketum parpol, kemarin beliau bertemu salah satu tokoh bangsa Sri Sultan Hamengkubuwono X, itu juga untuk bersilaturahim dan berkomunikasi," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









