Akurat

Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus 53 Persen, Peluang Pilpres Satu Putaran Terbuka Lebar

Mukodah | 24 Januari 2024, 15:29 WIB
Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus 53 Persen, Peluang Pilpres Satu Putaran Terbuka Lebar


AKURAT.CO Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) melakukan survei terkait Pilpres 2024.

Hasil survei JJI yang bertema Potret Suara Masyarakat Indonesia pada Pilpres 2024 menggunakan jajak pendapat masyarakat di 440 kabupaten/kota di Indonesia

Koordinator JJI, Agusta Irawan, mengatakan, dari hasil survei yang dilakukan pada 10-19 Januari 2024 menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran berhasil meraih 53,2 persen suara.

Sementara kompetitornya, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD hanya memperoleh 25,2 persen suara. Sementara, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 18,2 persen suara dan belum menentukan suara/tidak memberikan jawaban sebanyak 3,4 persen.

"Survei jajak pendapat ini diikuti oleh 2378 warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih pada pilpres 2024 dan tersebar secara proposional di 440 kabupaten/kota, survei ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar kurang lebih 2,01 persen," jelasnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (24/1/2024).

Survei ini juga memotret arah dukungan suara pemilih Jokowi dan Prabowo pada Pilpres 2019 lalu. Di mana, dari 2.378 responden, sebanyak 60,2 persen merupakan warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih pada Pemilu 2019 hasilnya 42,2 persen memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Didukung Emak-emak dan Difabel, TKN Makin Optimis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Sebanyak 20,1 persen memberikan dukungan pada pasangan Ganjar-Mahfud, sebanyak 17,6 persen memberikan dukungan untuk Anies-Muhaimin, sedangkan 20,1 persen responden belum memberikan dukungannya.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Mulawarman (Unmul), Budiman, mengatakan, hasil survei JJI yang mengunggulkan Prabowo-Gibran karena adanya pemilih Jokowi di Pilpres 2019 yang lebih cenderung memilih capres-cawapres nomor urut 2 tersebut.

"Saya melihat dukungan pemilih Jokowi pada Pilpres 2019 lebih banyak memilih Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024," katanya.

Menurut Budiman, pemilih Jokowi lebih banyak mengalihkan dukungannya di Pilpres 2024 kepada Prabowo-Gibran karena sosok Jokowi yang masih melekat meskipun tidak nampak secara terang-terangan.

"Pemilih Jokowi 2019 lebih mengalihkan dukungannya pada Pilpres 2024 kepada Prabowo-Gibran karena adanya sosok Jokowi yang masih melekat meskipun tidak nampak secara terang-terangan, " ucapnya.

Budiman, dari ketiga capres-cawapres, banyak masyarakat secara diam-diam memilih pasangan Prabowo-Gibran.

"Dari tiga pasangan capres-cawapres nampak masyarakat lebih memilih Prabowo-Gibran sebagai capres-cawapres pilihan," ungkapnya.

Baca Juga: TKN: Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Prioritas Prabowo-Gibran

Selain itu, potensi menangnya Prabowo-Gibran semakin terlihat dengan adanya kekuatan dukungan masyarakat dari berbagai elemen dan loyalitas Jokowi yang menginginkan sosok Gibran sebagai penerusnya.

Menurut dia, bisa dipastikan Pilpres 2024 hanya berjalan satu putaran. Maka potensi Prabowo-Gibran menang Pilpres 2024 besar terjadi.

"Bisa saja Pilpres 2024 hanya satu putaran saja dan peluang Prabowo-Gibran menang," katanya.

Budiman menambahkan bahwa Prabowo-Gibran bisa mempengaruhi pemilih di wilayah Sumatra dan Jawa karena elektabilitas pasangan tersebut terus meningkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK