Akurat

Jokowi Tak Punya Niat Bertemu Megawati

Roni Anggara | 22 Januari 2024, 16:06 WIB
Jokowi Tak Punya Niat Bertemu Megawati

 

AKURAT.CO Presiden Jokowi tak punya niat untuk bertemu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Istana Negara mengklarifikasi pemberitaan dan isu yang menyebutkan, Jokowi minta dimediasi agar bertemu Mega.

Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana menepis kabar tersebut. Malahan, dia menyebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga sudah membantah informasi itu.

“Saya kira sudah dikonfirmasi juga oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Mas Hasto yang juga mengatakan tidak benar ada permintaan untuk pertemuan," kata Ari, di Jakarta, Senin (22/1/2024).

Baca Juga: Jokowi Dikabarkan akan Temui Megawati, Hasto: Rumah Ibu Selalu Terbuka

Menurut informasi yang berkembang, Jokowi meminta sejumlah politisi banteng untuk dipertemukan dengan Mega. Relasi Jokowi dengan partai tempatnya dikader serta Mega merenggang setelah Gibran Rakabuming maju pada Pilpres 2024.

Selama kampanye, Jokowi lebih condong berkomunikasi secara terbuka dengan para ketum Koalisi Indonesia Maju, termasuk Prabowo Subianto. Jokowi diketahui pula tak menghadiri dan memberi ucapan selamat pada HUT ke-51 PDIP.

Baca Juga: Soroti Penampilan Gibran Saat Debat Cawapres, Sekjen PDIP: Beda Jauh dari Jokowi

Ari melanjutkan, terbuka kemungkinan Jokowi bertemu dan berkomunikasi dengan tokoh bangsa. Soal ini, Jokowi sudah mempraktikkannya.

Menurutnya, media mengembangkan narasi isu tersebut tidak secara proporsional. Seolah-olah mendapatkan informasi dari internal PDIP namun dibantah oleh sekjennya.

"Jadi saya tidak tahu hal yang seperti ini ya. Aneh juga narasi yang dikembangkan oleh sebuah media yang seolah-olah mendapatkan informasi dari internal PDI Perjuangan dan dipersepsikan sebagai sebuah fakta. Tapi sesungguhnya hal itu tidak pernah terjadi, tidak pernah ada permintaan bertemu, bahkan sudah dikonfirmasi lagi oleh Sekjen PDI Perjuangan," tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.