Akurat

Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Posisi Kedua, Buntuti Prabowo-Gibran

Paskalis Rubedanto | 26 Desember 2023, 16:42 WIB
Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Posisi Kedua, Buntuti Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis survei elektabilitas paslon presiden dan wakil presiden RI di Pilpres 2024 pasca debat capres-cawapres.

Hasilnya, elektabilitas pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD membuntuti pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Para responden ditanya ‘jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama pasangan berikut ini?’.

Dalam simulasi 3 nama, elektabilitas Ganjar-Mahfud bersaing dengan Prabowo-Gibran. Sementara pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di posisi buncit.

Baca Juga: Undian Malaysia Terbuka: Chico Lawan Juara Asian Games, Leo/Daniel Hadapi Astrup/Rasmussen

“Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud Md 24,5 persen, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 46,7 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 21,0 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis surveinya, Selasa (26/12/2023).

Sementara dalam simulasi 2 nama, elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud juga membuntuti Prabowo-Gibran dengan raihan 28,4 persen. Dalam simulasi 2 nama yang lain Ganjar-Mahfud unggul atas Anies-Muhaimin.

“Ganjar Pranowo-Mahfud MD 43 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 38,5 persen,” kata Burhanuddin.

Adapun survei ini digelar pada 23-24 Desember 2023 atau setelah debat cawapres kedua yang digelar pada 22 Desember 2023 lalu. Survei melibatkan 1.217 responden yang dipilih secara acak.

Baca Juga: Hukum Membeli Barang Diskonan saat Momen Perayaan Natal

Survei dilakukan dengan metode wawancara langsung lewat telepon oleh pewawancara yang sudah profesional dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaannya 95 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.