Akurat

Kader PDIP Lepas Jaket Dukung Pasangan Lawan, Hasto: Kampanye Kotor

Paskalis Rubedanto | 22 Desember 2023, 17:29 WIB
Kader PDIP Lepas Jaket Dukung Pasangan Lawan, Hasto: Kampanye Kotor

AKURAT.CO Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, angkat bicara soal kader yang hengkang untuk mendukung pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ia justru menyinggung kasus-kasus sebelumnya, di mana yang mengaku-ngaku bagian dari PDIP.

Hasto mengatakan, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD tidak akan menggunakan cara-cara seperti itu untuk memenangkan hati masyarakat.

"Itu kan ada buatan yang di Jateng, Jatim, yang lalu itu kan model-model itu dilakukan. Tapi cara memenangkan Pak Ganjar dengan Pak Mahfud bukan dengan cara cara seperti itu," jelasnya di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (22/12/2023).

"Cara kami dengan mengedepankan kerja-kerja konkret, berpihak pada wong cilik. Bukan kemudian membayar orang per orang dengan berpura-pura melepas jaket partai," sambung Hasto.

Baca Juga: Halaqah Kebangsaan di Jember: Ulama dan Kiai Dukung Ganjar-Mahfud dengan Strategi Medsos dan Bahasa Daerah

Seperti kasus oknum yang mengaku sebagai bagian dari PDIP kemudian mencabut dukungan lalu mendukung pasangan Prabowo-Gibran, ternyata dibayar dan meminta maaf.

"Itu bahkan sudah ada yang minta maaf itu di Tegal. Seorang ibu-ibu yang melakukan hal yang sama tetapi ternyata itu dibayar. Itu cara-cara kampanye yang sangat kotor dan tidak berkeadaban," tegas Hasto.

Sebelumnya, puluhan kader PDIP di Provinsi Lampung menyatakan dukungan untuk pasangan capres Prabowo-Gibran. Mereka mengatasnamakan Arus Bawah Jokowi (ABJ) Se-Provinsi Lampung.

Deklarasi dilakukan pada Rabu (20/12/2023), di mana puluhan kader PDIP Lampung mengawali aksi dengan membacakan deklarasi dukungan untuk paslon nomor urut 2 sambil melepas jaket merah berlogo partai banteng.

Baca Juga: TPN: Kampanye Ganjar-Mahfud Lebih Masif Turun ke Bawah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.