Jubir TKN Heran: Anies Dibiarkan, Giliran Zulhas Dianggap Penistaan Agama
Atikah Umiyani | 20 Desember 2023, 19:58 WIB

AKURAT.CO Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Hariqo Satria, menilai ada pihak yang mencoba untuk memprovokasi publik dengan menyebar dan menarasikan negatif sebuah potongan video dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan saat membahas bacaan salat dan tahiyat akhir.
Hariqo merasa heran, karena video Zulhas tersebut menjadi viral dan banyak pihak yang melontarkan caci maki. Padahal, tak lama sebelumnya, capres nomor urut 1, Anies Baswedan juga membahas soal yang sama.
"14 Desember 2023, Pak Anies Baswedan lebih dulu bercanda dan tertawa ngakak dengan materi salat, doa dll. Tapi tidak ada satu pun, saya ulangi, tidak ada satu orang pun dari pendukung Prabowo-Gibran dan tidak ada satu pun netizen yang menuduh Pak Anies melakukan penistaan agama," ucap Satria dikutip dari instagram pribadinya, Rabu (20/12/2023).
Namun, ada sedikit perlakukan berbeda ketika hal tersebut dibahas oleh Zulhas. Dimana, banyak pihak yang menuding sebagai tindakan penistaan agama. Bahkan, sebagian menyarankan untuk memboikot untuk memilih pasangan Prabowo-Gibran.
"19 Desember 2023, Ketum PAN, Pak Zulkifli Hasan bercanda dengan materi yang sama dengan Pak Anies, namun langsung diviralkan oleh ribuan akun pendukung Anies dengan isu penistaan agama dan jangan pilih Prabowo-Gibran," ujarnya.
Tak berhenti disitu, pihak yang memviralkan itu mencoba menautkan dalil Al-Qur'an sebagai bahan pembenaran untuk memboikot memilih Prabowo-Gibran.
"Mereka memerkuat seruan tersebut dengan mengutip Al-Qur'an Surat Al-An'am Ayat 70, hadis Nabi Tentang Agama Adalah Nasehat (HR Bukhari, Abu Dawud). Kemudian dilanjutkan dengan pernyataan haram memilih pemimpin yang mengolok-olok salat, menangkap, memenjarakan, dan sebagainya," ucapnya
Selang sehari, muncul undangan terbuka berisi desakan untuk menangkap Zulhas karena dianggap sebagai penista agama. Undangan itu atas nama Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) dengan Korlap Rahmat Himran.
"Isinya mengerikan, provokasi, bahwa Zulkifli Hasan melakukan penistaan agama yg sangat keji. Disebarluaskan lewat WA. Ditujukan Kepada Seluruh Ormas Islam dan Organisasi Kepemudaan Islam se-Indonesia, agar turun aksi pada Kamis, 21 Des 2023 Titik Aksi Mabes Polri Jaksel, Waktu 13.00 WIB," pungkasnya.
Satria pun mengimbau kepada publik untuk berhati-hati agar tidak termakan oleh fitnah soal penistaan agama tersebut. Sebab, ia menilai ada pihak-pihak yang coba memanfaatkan kesempatan.
"Ayolah teman-teman, kita saling menjaga, kita semua bersaudara. Boleh jadi, isu penistaan agama yang dihembuskan menguntungkan capres tertentu, tapi merugikan Indonesia dan anak cucu kita kelak," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







