TPN Ganjar-Mahfud Usul KPU Buat Debat dengan Kultur Indonesia

AKURAT.CO Usai evaluasi debat perdana capres, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mengusulkan sesi debat dengan kultur Indonesia.
Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto, menyampaikan, usulan tersebut berdasarkan aspirasi dari masyarakat, terutama kalangan perguruan tinggi dan kalangan pro demokrasi.
“Ya ini kan membuka memori terhadap debat-debat sebelumnya maka kami menampung aspirasi dari masyarakat, khususnya dari kalangan perguruan tinggi, kelompok pro demokrasi, agar di dalam debat yang akan datang, KPU itu bisa mengadakan status sesi di mana benar-benar debat tetapi dengan kultur Indonesia,” kata Hasto, kepada wartawan, di Gedung MNC, Jakarta, Rabu (13/12/2023).
Baca Juga: Ganjar Tiru Jokowi, Hasto: Bukan Kepentingan Elektoral
Jadi, kata Hasto, debat tersebut harus saling menanggapi sampai tuntas, dengan waktu yang lebih panjang.
“Jadi satu saling menanggapi. Jadi isu itu sampai tuntas, sampai ada suatu kesimpulan mana yang terbaik,” ucap dia.
Seperti membahas tentang isu perempuan, kualitas pendidikan, sehingga ketiga capres bisa menyampaikan gagasan terbaik, mengkritisi hingga muncul kesimpulan.
“Itu katakanlah dikasih waktu status sesi 5 menit, saling menyanggah. Temanya terkait ekonomi rakyat, perempuan, dan bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan kita agar lebih hebat dari Singapura,” ungkap Hasto.
“Misalnya seperti itu, sehingga semua akan menyampaikan gagasan terbaik dan satu sama lain saling mengkritisi,” sambung Hasto.
Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Usul Format Debat Town Hall, Apa Itu?
Dan Hasto menyampaikan, TPN setuju dengan aspirasi dan masukan tersebut.
“Itu yang kami terima hari ini di Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, dan kami sangat setuju dengan masukan dari perguruan tinggi itu,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








