Akurat Logo

Anies Sarungan Prabowo Joget Gemoy, Mahfud MD: Saudara Bisa Menilai Sendiri

Paskalis Rubedanto | 7 Desember 2023, 22:03 WIB
Anies Sarungan Prabowo Joget Gemoy, Mahfud MD: Saudara Bisa Menilai Sendiri

AKURAT.CO - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengajak mahasiswa untuk berperan mendorong masyarakat menjadi pemilih rasional di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu disampaikan Mahfud saat menjadi pembicara dalam dialog terbuka bersama mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Kamis (7/12/2023).

Awalnya Mahfud ditanya seorang mahasiswa soal gimmick politik yang dihadirkan kontestan mempengaruhi voting behavior atau perilaku pemilih.

Mahfud menjawab justru kaum intelek seperti para mahasiswa yang bisa menilai dan memberitahu kepada masyarakat luas apakah gimmick politik sang calon bisa membawa Indonesia lebih maju atau tidak.

"Saudara, justru itu tugas saudara yang intelek yang ada di kampus untuk memberi tahu kepada masyarakat bagaimana cara memilih pemimpin yang baik,” jawab Mahfud.

Baca Juga: Mahfud MD Jelaskan 3 Alasan Anak Muda Tidak Boleh Golput

Mahfud melanjutkan gimmick politik mewakili kepentingan masyatakat atau tidak, ada perjuangan yang besar atau tidak di baliknya maka masyarakat bisa menilai sendiri.

“Apakah gimmick itu mewakili kepentingan saudara apa tidak? Apa di balik gimmick itu memang ada sesuatu yang besar yang diperjuangkan. Nah, saudara bisa menilai sendiri, yang terpenting adalah saudara memilih dengan terlebih dahulu memberi penilaian,” kata Mahfud.

Gimmick politik kontestan Pilpres 2024 mulai diperbincangkan usai capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menunjukkan sisi lucu dengan sebutan ‘gemoy’.

Kemduian pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar juga menunjukkan sisi santai di salah satu video yang beredar tengah bermain dengan sarung dan bercanda.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.