Mahfud MD Jelaskan 3 Alasan Anak Muda Tidak Boleh Golput

AKURAT.CO - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menjelaskan tiga alasan anak muda tidak boleh golput pada Pilpres 2024.
Mahfud mengungkap anak muda berperan besar dalam menentukan masa depan bangsa lima tahun kedepan karena berdasarkan data jumlah pemilihnya lebih besar dari pemilih lanjut usia.
“Pertama, anak muda yang tidak golput menandakan kematangan dalam berpikir dan bersikap. Program-program yang ditawarkan oleh para calon pemimpin ke depan tentu akan memerlukan analisa dan cara berpikir yang tepat bagi saudara, sehingga akan melatih kedewasaan saudara dalam menentukan pilihan politik,” beber Mahfud dalam dialog di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Kamis (7/12/2023).
Baca Juga: Ganjar Ungkap Alasan Mulai Kampanye dari Papua-NTT, Serap Aspirasi Warga 3T
Alasan yang kedua, kata Mahfud, anak muda yang tidak golput akan belajar cara bertanggung jawab sebagai warga negara.
“Pilihan politik boleh berbeda kalau pilihan kita menang kita wajib menjaga sekaligus mengkritisinya jika menyimpang dari tujuan awalnya,” ucap dia.
“Namun apabila kalah juga tidak boleh anarkis dan harus menerima dengan tetap ikut mengontrol jalannya pemerintahan sesuai dengan jalur konstitusi yang tersedia,” tambahnya.
Yang ketiga, ungkap Mahfud, anak muda yang tidak golput akan menyelamatkan masa depan generasinya sekaligus generasi berikutnya.
Baca Juga: Siti Atikoh Pastikan Ganjar-Mahud Satset Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Bela Petani
Lebih lanjut, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) itu juga mengatakan, para anak muda yang fokus terhadap dengan lapangan kerja, industri kreatif, digitalisasi yang dipercepat, dunia fashion, maka wajib mencoblos pilihannya di TPS pada 14 Februari 2024.
“Maka saatnya saudara pada tanggal 14 Februari tahun 2024, datang ke TPS untuk memilih pemimpin yang benar dan bisa diandalkan menurut penilaian saudara,” pungkas Mahfud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






