Survei: Gibran Sukses Melambungkan Elektabilitas Prabowo

AKURAT.CO Lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) mencatat elektabilitas calon presiden Prabowo Subianto semakin moncer didampingi Gibran Rakabuming Raka.
"Kontribusi Gibran terhadap Prabowo sebesar 2,7 persen, terbesar bila dibandingkan dua cawapres pasangan calon lainnya. Mahfud untuk sementara hanya memberikan kontribusi 0,4 persen dan Muhaimin berkontribusi sebesar 0,2 persen," jelas Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/11/2023).
Hasil itu berdasarkan survei periode 1-10 November 2023 terhadap 2.178 responden yang tersebar di 38 provinsi.
Igor menjelaskan, Gibran memiliki dampak yang lebih tinggi untuk mendongkrak capresnya sebesar 2,7 persen, sehingga elektabilitas Prabowo-Gibran saat ini mencapai 43 persen.
Sementara Mahfud MD menambah kekuatan elektabilitas Ganjar Pranowo sebesar 0,4 persen, sehingga elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud saat ini 26,1 persen.
Kemudian Muhaimin Iskandar menyumbang tingkat elektabilitas 0,2 persen untuk Anies Baswedan, sehingga pasangan Anies-Muhaimin memiliki elektabilitas 22,7 persen.
Baca Juga: Kosgoro 1957 Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Igor juga mewanti-wanti bahwa suara pemilih Joko Widodo saat Pilpres 2019 masih cenderung akan mengarah ke Prabowo-Gibran. Sebab, keberadaan Gibran di Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama Prabowo akan direpresentasikan sebagai sosok Jokowi.
Selain itu, SPIN juga memotret bagaimana potensi keterpilihan capres-cawapres dari generasi muda hingga orang tua. Hal itu menjadi penting karena Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 didominasi oleh Generasi Z maupun Generasi Y (milenial).
Di mana Gen Z (kelahiran 1995-2010) lebih banyak memilih Prabowo-Gibran dengan skor 48,4 persen, kemudian Ganjar-Mahfud sebesar 21,1 persen, Anies-Muhaimin sebesar 20,0 persen. Namun ada swing voters mencapai 10,5 persen di kalangan pemilih Gen Z.
Kemudian milenial (1977-1994), keterpilihan paling tinggi diraih Prabowo-Gibran dengan perolehan dukungan 48,5 persen. Sementara untuk Ganjar-Mahfud sebesar 20,8 persen dan Anies-Muhaimin dengan skor 24,9 persen. Namun ada 5,7 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya.
Untuk Gen X (1965-1976), keterpilihan Prabowo-Gibran sebesar 40,7 persen, Ganjar-Mahfud dan Anies-Imin mendapatkan skor sama yakni 24,2 persen. Namun ada 10,9 persen pemilih di Gen X yang belum menjawab.
Selanjutnya, Gen Baby Boomers (1946-1964), keterpilihan Ganjar-Mahfud lebih unggul yakni 38,5 persen, sementara untuk Prabowo-Gibran ada di 28,5 persen, dan untuk Anies-Muhaimin sebesar 12,2 persen. Ada 20,8 persen yang belum menjawab.
Terakhir untuk Gen Pre Baby Boomers (sebelum 1945), keterpilihan Ganjar-Mahfud unggul di persentase 43,0 persen, sementara Prabowo-Gibran sebesar 25,0 persen, dan untuk Anies-Muhaimin mencapai 22,0 persen. Namun masih ada yang swing voters sebenyak 10,0 persen.
Baca Juga: Jabodetabek Sasaran Pertama Kampanye Prabowo-Gibran
Adapun, metodologi yang digunakan dalam survei SPIN adalah multistage random sampling dengan tingkat kesalahan (margin of error) sebesar 2,1 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Sebelumnya, KPU menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 pada Senin (13/11/2023).
Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2 dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.
Masa kampanye dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 dengan jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









