Elektabilitas Mahfud MD Tertinggi Di Bursa Cawapres, 49.9 Persen Anggap Gibran Bentuk Politik Dinasti

AKURAT.CO - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan pendaftaran capres-cawapres telah mengubah peta elektoral dari masing-masing pasangan calon yang akan berhadapan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hasil survei terbaru Charta Politika menunjukkan adanya persentase elektabiliitas cawapres.
Charta Politika mencatat elektabilitas cawapres tertinggi saat ini dipegang oleh Mahfud MD. Mahfud MD meraih angka elektabilitas sebesar 34.8%.
Angka tersebut mengungguli kedua cawapres lainnya seperti, Gibran Rakabuming Raka dengan persentase 32.0% dan Muhaimin Iskandar sebesar 20.9%.
Selain itu, Charta Politika juga mendapati adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap dugaan perilaku penyalahgunaan wewenang yang berada pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sebanyak 49.9% responden menganggap bahwa Gibran Rakabuming Raka telah membentuk dinasti politik.
Putusan MK terkait batas usia capres-cawapres dianggap masyarakat telah memudahkan putra Presiden Jokowi untuk bisa menjadi calon Wakil Presiden Indonesia. Bahkan, 39.7% responden survei turut menyatakan percaya kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut campur dalam keputusan MK terkait batasan usia Cawapres.
Baca Juga: Survei Lembaga Dunia Asal Prancis Sebut Elektabilitas Ganjar-Mahfud Tertinggi
Sebagai informasi, survei Charta Politika dilakukan selama periode 26-31 Oktober 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 2,400 responden berusia 17 tahun ke atas dan menggunakan dengan metode wawancara tatap muka.
Penghitungan dilakukan melalui metode sampling multistage random sampling dengan margin of error 2 sampel dan quality control 20 persen dari total sampel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa 2026/27: Skor, H2H, Susunan Pemain
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








