Eko Patrio Minta Maaf Usai Joget Viral di Sidang Tahunan: Tak Ada Maksud Apa-apa

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, meminta maaf usai video dirinya joget viral di media sosial saat acara HUT ke-80 RI, dan tuai kritik dari masyarakat.
Bagaimana tidak, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) itu sebelumnya sudah menuai kecaman saat dirinya tersorot kamera berjoget saat acara Sidang Tahunan DPR/MPR/DPD 2025 beberapa waktu lalu.
Menurutnya, tidak ada maksud apa-apa pada video yang dibuatnya tersebut.
"Enggak ada maksud apa-apa, memang itu kemarin kan kita acara pembubaran panitia 17 Agustusan," tegas Eko saat ditemui usai acara HUT ke-27 PAN, di Jakarta, Minggu (24/8/2025) malam.
Baca Juga: Aksi Joget Pejabat Tuai Kritik, Ketua MPR: Dilakukan di Luar Acara Formal, Tak Ada Masalah
Dia pun menyebutkan, masyarakat salah persepsi jika jogetannya dinilai sebagai preseden buruk. "Enggak ada (maksud apa-apa). Malah jauh banget itu (tafsirnya)," tuturnya.
Dia kemudian meminta maaf kepada publik, jika menyinggung keadaan rakyat yang kini tidak baik-baik saja. "Seandainya ada yang bagaimana-bagaimana, ya saya sebagai pribadi minta maaf lah," pungkasnya.
Sebelumnya, Eko Patrio membuat video dengan lagu DJ Sound Horeg di platform TikTok dan bertuliskan 'biar jogetnya lebih keren pake sound ini aja.'
Sontak video tersebut viral dan makin mendapat hujatan luas dari publik. Karena dinilai tidak jera usai publik menyoroti aksi joget para anggota dewan di acara sidang tahunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








