Hari Konstitusi, Muzani: UUD 1945 Jadi Kompas Perjalanan Bangsa

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang telah mengalami empat kali perubahan merupakan konstitusi terbaik bagi Indonesia.
“Konstitusi kita yang telah mengalami empat kali perubahan adalah yang terbaik bagi Republik Indonesia,” ujar Muzani dalam peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR/DPR RI, Senin (18/8/2025).
Muzani menjelaskan, UUD 1945 telah diamendemen pada 1999, 2000, 2001, dan terakhir pada 2022.
Meski MPR memiliki kewenangan melakukan perubahan, ia menegaskan langkah tersebut akan ditempuh dengan sangat hati-hati serta melibatkan berbagai pihak untuk menyerap aspirasi publik.
“MPR akan sangat hati-hati dalam menjalankan kewenangan amandemen,” katanya.
Ia juga berharap semua lembaga negara konsisten menjalankan fungsi sesuai amanat konstitusi.
Baca Juga: Pasal 33 UUD 1945 Jadi Pilar Ekonomi, Prabowo Pastikan Program Nyata untuk Rakyat
Menurut Muzani, sejak disahkan pada 18 Agustus 1945, UUD 1945 menjadi kompas perjalanan bangsa sekaligus sumbu bagi seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, mewakili Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan pesan bahwa UUD 1945 adalah kompas negara, Pancasila bintang penunjuk jalan, proklamator teladan, dan rakyat adalah sumber kekuatan.
“Dengan tekad bulat, mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat, yang menjadi kebanggaan anak cucu kita,” kata Pratikno.
Ia juga mengajak masyarakat menegakkan semangat kedaulatan, persatuan dalam keberagaman, serta patriotisme sebagaimana kerap disampaikan Presiden Prabowo: semangat mengabdi dan membangun untuk negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








