Fraksi PKS Soroti RUU BUMN: Harus Sejalan dengan Asta Cita Presiden

AKURAT.CO Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PKS, Ismail Bachtiar, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menurutnya, RUU ini harus sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya Asta Cita ke-5, yang menekankan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
"RUU BUMN harus dapat memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan milik negara, sehingga selaras dengan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG)," ujar Ismail dalam keterangannya, Selasa (4/2/2025).
Ismail menyoroti pentingnya pembentukan BUMN Badan Pengelola Investasi, yang bertujuan memperkuat tata kelola, konsolidasi aset, dan kekayaan negara agar BUMN dapat menjadi perusahaan berkelas dunia.
"BUMN harus mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan negara, penyediaan layanan publik, serta pertumbuhan ekonomi," tambahnya.
Baca Juga: RUU BUMN Resmi Disahkan DPR, Ini Isinya
Selain itu, Fraksi PKS menekankan bahwa seluruh kekayaan negara, baik yang disertakan secara langsung maupun tidak langsung dalam suatu badan usaha, harus dikelola dengan baik serta dapat diawasi penggunaannya.
Terkait pembentukan anak perusahaan BUMN, Ismail menegaskan bahwa hal tersebut harus sejalan dengan induk usahanya, guna menciptakan ekosistem usaha yang efisien dan berkeadilan.
"Pembentukan anak BUMN dan turunannya tidak boleh menghambat perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta tidak boleh menjadi beban keuangan bagi induk BUMN," jelasnya.
Fraksi PKS juga menegaskan bahwa privatisasi BUMN tidak boleh dilakukan pada sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak atau yang berpotensi membahayakan pertahanan dan keamanan negara.
Menurut Ismail, upaya penyehatan dan pemulihan BUMN harus menjadi prioritas utama agar BUMN lebih kompetitif.
Terakhir, ia menekankan pentingnya peran BUMN dalam membina usaha kecil dan menengah, agar ekosistem ekonomi nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa









