Golkar Siap Bantu Pemerintah Percepat Hilirisasi dan Pemerataan Ekonomi

AKURAT.CO Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengatakan akan mendukung pemerintah untuk mempercepat program hilirisasi dan pemerataan ekonomi.
Menurutnya, sumber daya alam (SDA) di Indonesia harus dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia secara merata dan adil, bukan segelintir orang atau kelompok.
"Hilirisasi ini bagian daripada retribusi untuk peluang ekonominya bisa dirasakan oleh semua masyarakat. Jadi kalau hilirisasinya ada di Sumatera, ada di Kalimantan, ada di Papua, ada di Maluku, ada di Sulawesi, ada di Jawa, itu kan artinya bisa kita bangun ekonomi daerah secara adil," kata Bahlil di acara nuzulul Quran di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, ditulis Senin (17/3/2025).
Untuk itu, Partai Golkar bersama partai koalisi pemerintah mencoba membangun reformulasi kebijakan, khususnya SDA.
Baca Juga: Prabowo Minta Investasi Proyek Hilirisasi Merata ke Seluruh Wilayah di Indonesia
"Dalam menafsirkan ayat tersebut maka DPP Partai Golkar, fraksi Partai Golkar dengan partai koalisi yang lain, mencoba untuk membangun suatu reformulasi kebijakan perundang-undangan kita, khususnya untuk sumber daya alam," imbuhnya.
Salah satunya, dengan memberikan kemudahan kepada organisasi kemasyarakatan keagamaan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta koperasi, untuk memperoleh Izin Usaha Pertambangan (IUP) di sektor minerba tanpa melalui mekanisme tender.
"Selama ini kita tahu sumber daya alam kita khususnya di sektor minerba kalau kita ingin mendapatkan IUP harus lewat tender. Kalau lewat tender pengusaha UMKM, pengusaha koperasi, pengusaha daerah rasanya sulit," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.
"Sebagai terobosan, NU sudah kita berikan IUP-nya. Sekarang Muhammadiyah dalam proses lagi, termasuk tokoh-tokoh atau organisasi gereja, Buddha, Hindu, Konghucu yang memang merasa membutuhkan, Insyaallah atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kita akan membuka dan Golkar salah satu partai yang mendukung hal ini agar semua bisa merata," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







