Ada Wacana Kubu 01 dan 03 Bertemu Bahas Kecurangan Pemilu, TKN: Kita Mau Juga Dong Diajak

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menanggapi wacana pertemuan antara kubu 01 dengan 03 untuk membahas sejumlah dugaan pelanggaran dan kecurangan yang terjadi di Pemilu 2024.
Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman, mengatakan bahwa pihaknya sangat ingin sekali bisa diajak untuk duduk bersama membahas sejumlah dugaan kecurangan tersebut.
Baca Juga: Kekompakan Partai Pengusung Paslon 01 dan 03 Jadi Penentu Dampak Hak Angket
"Kami bahkan sebenarnya mau juga diajak oleh tim paslon 1 maupun 3 untuk semacam tim bersama ya mengusut kasus-kasus dugaan pelanggaran dan potensi kecurangan dalam pemilu ini," kata Habiburokhman kepada wartawan di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (22/2/2024).
Meskipun saat ini perolehan suara Prabowo-Gibran berada di posisi teratas versi real count sementara KPU, namun TKN tetap merasa ada indikasi kecurangan yang merugikan paslon nomor urut 2.
"Mungkin daftar kami, aduan masuk ke kami sama panjangnya dengan yang di mereka, artinya kami juga merasa ada dugaan-dugaan pelanggaran yang merugikan kami," ujarnya.
Habiburokhman kemudian mengungkit sejumlah dugaan kecurangan yang dilakukan kubu lawan. Seperti surat suara sudah tercoblos dan pelibatan instansi pemerintah untuk kepentingan paslon tertentu.
Baca Juga: Mahfud Ogah Ikut-ikutan Soal Hak Angket, TPN Klarifikasi
"Contoh misalnya tercoblosnya surat suara paslon 3 di Taipei dan Malaysia. lalu soal pakta integritas kepala daerah salah satunya di Sorong, kemudian juga digunakannya program 2 kementerian di Kementerian Tenaga Kerja dan Kemendes untuk paslon 1 dugaan," ujarnya.
Menurutnya, setiap pelanggaran maupun kecurangan harus diusut untuk memastikan keberlangsungan hukum dan mengetahui siapa pihak yang mestinya bertanggungjawab.
"Karena satu suara sangat berarti. Kita pengen bener hukum, bener kebenaran terungkap, setiap kasus harus diusut sampai tuntas, siapa yang melakukannya, dan harus dimintai pertanggungjawaban," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







