Akurat

Ratusan Kader TMP Tinggalkan PDIP, Hasto: Dinamika Partai

Paskalis Rubedanto | 17 Januari 2024, 20:29 WIB
Ratusan Kader TMP Tinggalkan PDIP, Hasto: Dinamika Partai

AKURAT.CO Ratusan kader sayap partai dan simpatisan PDIP yang tergabung dalam Taruna Merah Putih (TMP) di Kabupaten Majalengka berbondong-bondong mengundurkan diri.

Sikap itu menjadi imbas hengkangnya Maruarar Sirait dari PDIP beberapa hari lalu.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menanggapi santai hal tersebut. Menurut dia, hal semacam itu wajar terjadi karena bagian dari dinamika sebuah partai politik.

"Kalau TMP kan sayap. Sehingga ketika di dalam bagian dalam proses itu ada yang mundur, ada yang tidak loyal itu adalah hal yang biasa. Dinamika partai," ujarnya saat ditemui di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Rabu (17/1/2024).

Dengan berbagai dinamika tersebut, Hasto mengaku PDIP akan semakin kokoh dan fokus untuk turun ke akar rumput melakukan kaderisasi dan sebagainya.

Baca Juga: Hormati Keputusan Maruarar Sirait, Sekjen PDIP: Satu Pergi, Seribu Kembali

"Partai selalu menghadapi berbagai dinamika. Tetapi selama partai tetap kokoh, turun ke bawah membela wong cilik, melakukan kaderisasi, sekolah partai teruji bahwa PDI Perjuangan semakin survive. Justru karena konsolidasi kader yang dilakukan," jelasnya.

Menurut Hasto, bukan hanya sekali, banyak juga kader PDIP yang memutuskan keluar. Kendati demikian PDIP tetap berdiri kokoh sampai detik ini.

"Dulu juga pernah ada beberapa Pak Laksamana Sukardi, Pak Roy B Janis almarhum dan sebagainya. Terbukti partai tetap kokoh berdiri," pungkasnya.

Sebanyak 150 kader TMP mendatangi Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Majalengka pada Selasa (16/1/2024). Mereka beramai-ramai menyatakan pengundurkan diri sebagai kader.

Mereka menyatakan bahwa aksi mundur massal itu untuk mengikuti langkah Presiden Joko Widodo dan mantan Ketua Umum DPP TMP, Maruarar Sirait.

Baca Juga: Projo Ganjar: Mundurnya Maruarar dari PDIP untuk Gembosi Ganjar-Mahfud

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.