Akurat Logo

Pendukung Anies dan Ganjar Migrasi ke Prabowo-Gibran, TKN Makin Optimis Menang Satu Putaran

Atikah Umiyani | 12 Januari 2024, 22:30 WIB
Pendukung Anies dan Ganjar Migrasi ke Prabowo-Gibran, TKN Makin Optimis Menang Satu Putaran
 
 
AKURAT.CO Sejumlah pendukung capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo pindah dukungan ke pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
 
Alih dukungan itu dibuktikan usai sejumlah tokoh dari organ relawan Gerakan Turun Tangan pendukung Anies dan relawan Sahabat Ganjar Pranowo (SGP) mendatangi Media Center TKN Prabowo-Gibran di Jakarta, Jumat (12/1/2024) 
 
Wakil Komandan TKN Golf (Relawan) Prabowo-Gibran, Ahmad Gojali Harahap, mengaku gembira dengan banyaknya organisasi relawan yang akhirnya melabuhkan dukungan kepada Prabowo-Gibran.
 
"Akhir-akhir ini terutama setelah debat pilpres yang ketiga itu migrasi kepada Pak Prabowo atau dukungan kepada Pak Prabowo itu semakin hari semakin banyak dan mengalir terus," katanya. 
 
Gojali menjelaskan, pihaknya sedang menyaksikan fenomena migrasi dukungan yang dilakukan sejumlah organisasi relawan kepada Prabowo-Gibran.
 
Baru-baru ini, TKN juga menerima dukungan dari Pendukung Anies-Muhaimin (PAM) dan Pejuang PPP. 
 
Gojali optimistis dengan semakin banyaknya organisasi relawan yang bergabung, Prabowo-Gibran dapat memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran. 
 
"Mudah-mudahan kehadiran teman-teman ini bisa menambah kekuatan kita menang sekali putaran," ujarnya.
 
 
Di forum yang sama, inisiator Gerakan Turun Tangan Yogyakarta, Sanghyang Sukma Wahyu Abadi, turut mengungkapkan alasan pihaknya mengalihkan dukungan ke Prabowo-Gibran. 
 
Menurutnya, penampilan Anies Baswedan dalam debat capres ketiga yang menyerang Prabowo secara personal tidak mencerminkan jiwa kepemimpinan. 
 
"Mungkin Pak Prabowo tidak pintar berdialektika tetapi kami melihat Pak Prabowo melakukan baktinya kepada negeri ini dengan baik. Itulah salah satu alasan kami kenapa migrasi ke Prabowo-Gibran," kata Sanghyang. 
 
Sementara, Ketua Umum SGP, Ahmad Muhdlor Ihsan, mengatakan pihaknya mengalihkan dukungan ke Prabowo-Gibran lantaran merasa tidak dihargai. 
 
Ia merasa kecewa karena telah berdarah-darah selama dua tahun mendukung Ganjar namun tak pernah dianggap. 
 
"Mohon maaf, kita sudah habis Rp2,2 miliar selama dua tahun. Kenapa SGP menarik dukungan, karena kami, ketua umum SGP dan seluruh jajaran pengurus Se-Indonesia merasa sudah diinjak-injak harga diri kita," jelasnya. 
 
 
Muhdlor menambahkan, SGP telah dibubarkan pada 26 Desember 2023. Mereka kemudian membentuk Barisan Santri Indonesia (BSI). 
 
"Barisan Santri Indonesia bertekad bulat untuk memenangkan pasangan Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka satu putaran," pungkasnya.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK