Akurat Logo

KPU Enggan Model Debat Capres-Cawapres Kayak Cerdas Cermat

Citra Puspitaningrum | 29 November 2023, 18:22 WIB
KPU Enggan Model Debat Capres-Cawapres Kayak Cerdas Cermat
 
AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI meminta masukan dari berbagai pihak untuk mencari model debat capres-cawapres yang sesuai. Pasalnya, selama ini debat capres-cawapres dianggap sebagai ajang perlombaan cerdas cermat belaka. 
 
"Yang kemudian debatnya sering kali dikritik, (karena dianggap) debatnya kayak cerdas cermat, ya kira-kira begitu," kata Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari saat membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang Debat Capres-Cawapres 2024, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023). 
 
Hasyim menjelaskan soal aturan dalam UU 7/2017 tentang Pemilu, yang menentukan jumlah debat capres-cawapres digelar sebanyak 5 kali. "Lima kali itu (meliputi) tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres," ujar Hasyim saat memberikan kata sambutan.
 
 
Anggota KPU dua periode itu memastikan, pelaksanaan debat tersebut juga harus melibatkan berbagai stakeholder masyarakat.
 
Sehingga dalam FGD hari ini diharapkan KPU mendapat masukan terkait tema dan metode yang terbaik untuk diterapkan.
 
"Oleh karena itu mohon bantuan Bapak/Ibu untuk memberikan masukan kepada kami tentang metode yang pas, yang tepat," tegasnya. 
 
 
Dalam lima kali kesempatan itu, lanjut dia, pihaknya meminta agar capres-cawapres dapat mengakhiri rangkaian debat tersebut.
 
Hanya saja proporsi untuk bicaranya tiga kali untuk debat capres itu kesempatan capres untuk bicara, mungkin proporsinya lebih banyak ketimbang cawapres. 
 
"Untuk debat yang cawapres mungkin proporsi cawapres bicara lebih banyak ketimbang capres, itu yang berkaitan dengan metodenya," tuturnya. 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.