Begini Penjelasan TKN Soal Tuduhan Prabowo-Gibran Hindari Debat

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran angkat bicara soal kritik lawan politik yang menuduh pasangan nomor urut 2 menghindari acara debat publik.
Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran, Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa agenda pasangan tersebut sudah sesuai dengan porsi dan keinginan masyarakat.
"Indonesia ini begitu luas dan beragam sekali penduduknya. Ada yang butuh menguji gagasan, dan ada yang butuh berkenalan dan bertatap muka secara langsung. Jadi harus sesuai porsinya," jelasnya dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (26/11/2023).
Menurut Hasan, sebagian besar masyarakat justru ingin bertemu dan bertatap muka dengan Prabowo-Gibran.
"Datang ke forum akademik sudah dijalani. Tapi di luar itu Prabowo-Gibran tidak bisa melupakan sebagian besar masyarakat yang justru ingin bertemu dan bertatap muka langsung meski sekadar ramah tamah dan bercakap-cakap," paparnya.
Baca Juga: Relawan Endus Gelagat Prabowo-Gibran Diproyeksi Jadi Musuh Bersama
Hasan mengatakan, keinginan bertemu terbukti dari antusiasme masyarakat di setiap kunjungan Gibran Rakabuming Raka ke setiap wilayah untuk menyapa masyarakat.
"Minggu lalu di Jambi dan Medan, lalu kemarin di Makassar acaranya penuh, bahkan dihadiri jutaan warga. Ini membuktikan agenda Mas Gibran sudah sesuai dengan kebutuhan," bebernya.
Hasan justru mencurigai hal itu diembuskan sebagai upaya pihak tertentu agar Prabowo-Gibran mengganti strategi kampanye yang sudah efektif.
"Jangan-jangan karena antusiasme di bawah begitu tinggi, Mas Gibran dituduh begini begitu sebagai upaya pencegahan agar berkurang waktunya untuk turun menyapa masyarakat dibawah," katanya.
Kendati menganggap turun ke bawah sebagai prioritas, Hasan menyampaikan bahwa debat publik juga merupakan hal penting yang perlu dilakukan oleh Prabowo-Gibran.
"Hari ini, langsung bertemu masyarakat menjadi prioritas, namun debat juga penting untuk beradu gagasan. Termasuk debat publik non-resmi jika waktunya pas, pasti akan dihadiri. Karena Prabowo-Gibran selalu menghargai undangan. Tapi ada kalanya harus berbagi peran karena adanya undangan lain. Misalnya seperti di acara Muhammadiyah di Surabaya kemarin," terangnya.
Baca Juga: Sambut Pemilu 2024, Relawan Prabowo-Gibran Persaudaraan 98 Tebar Keceriaan
TKN Prabowo-Gibran sendiri tidak punya kekhawatiran dalam menghadapi debat publik.
"Baik Pak Prabowo maupun Mas Gibran sudah berpengalaman dalam debat, sama-sama sudah pernah ikut kontestasi. Jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan," demikian Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








