Akurat Logo

PDIP Ingatkan Para Elite Tetap Silaturahmi Di Tengah Perbedaan

Paskalis Rubedanto | 9 Oktober 2023, 09:21 WIB
PDIP Ingatkan Para Elite Tetap Silaturahmi Di Tengah Perbedaan

AKURAT.CO Pendaftaran capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah semakin dekat, seluruh kalangan elite politik dan masyarakat, perlu terus menebar suasana sejuk dan kondusif. 

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mengatakan akan banyak ketegangan, kecurigaan, konfrontasi sosial, serta pilihan masyarakat yang kini kian mengerucut. Maka dari itu perlu menunjukkan silaturahmi yang baik antar-para elite politik dalam menjaga situasi agar tetap tenang.

"Menjelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden ke KPU, seluruh masyarakat Indonesia, terutama kalangan elit politik perlu terus menebar suasana sejuk dan kondusif. Berbagai komentar yang dapat memicu ketegangan, kecurigaan, konfrontasi sosial semaksimal mungkin harus dihindari," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/10/2023).

Baca Juga: Demokrat Masuk Kabinet, PDIP Kuncinya

Selain itu, menurutnya pertemuan-pertemuan para pemimpin bangsa belakangan ini, adalah bentuk dari dekatnya silaturahmi, yang menjadi tanda bahwa menjaga kedamaian tetap terjaga.

"Mungkin ada yang bertanya apa kepentingan Ketua DPR RI Puan Maharani, yang merupakan kader PDIP bersilaturahmi misalnya dengan Pak Jusuf Kalla. Demikian pula pertemuan Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Joko Widodo, pertemuan Ketum PDIP Ibu Megawati dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Semuanya, tidak lain kita maknai positif demi merawat jembatan silaturahmi tetap kokoh sebagai modal sosial bangsa," jelas Said.

Perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar, maka dari itu Said sekali lagi mengingatkan, pentingnya para petinggi dan elit politik, menjaga silahturahmi, agar tersampaikan kepada masyarakat bahwa berbeda dukungan bukan berarti bermusuhan.

Baca Juga: Turuti Kaesang, Ade Armando Tak Mau Lagi Cela PDIP

"Perbedaan dukungan pada pasangan capres dan cawapres diharapkan sebatas hanya perbedaan pilihan di TPS. Pilpres harus kita letakkan sebagai momentum memilih putra terbaik untuk memimpin negeri," demikian Said.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.