Jenis Prosa Lama Beserta Ciri-cirinya yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Prosa lama merupakan salah satu bentuk karya sastra Indonesia klasik yang berkembang sebelum adanya pengaruh sastra modern. Prosa ini umumnya disampaikan secara lisan dan diwariskan turun-temurun.
Hingga kini, prosa lama masih dipelajari karena mengandung nilai sejarah, budaya, dan moral yang tinggi.
Artikel ini akan membahas jenis prosa lama beserta ciri-cirinya secara lengkap dan mudah dipahami.
Pengertian Prosa Lama
Prosa lama adalah karya sastra berbentuk cerita yang berkembang pada masa lampau dan belum terpengaruh budaya Barat. Prosa ini biasanya anonim (tidak diketahui pengarangnya) dan menggunakan bahasa daerah atau Melayu kuno. Prosa lama dapat disajikan dalam bentuk dongeng, mitos, legenda, hikayat dan fabel.
Baca Juga: Dongeng Sebelum Tidur, Burung Pipit Pengen Jadi Merak
Ciri Umum Prosa Lama
Prosa lama mempunyai beberapa ciri umum yang membedakannya dari prosa modern, antara lain:
Tidak diketahui pengarangnya (anonim)
Prosa lama umumnya tidak mencantumkan nama penulis karena berkembang dalam masyarakat tradisional dan diwariskan secara turun-temurun.
Berkembang secara lisan
Pada awalnya, prosa lama disampaikan dari mulut ke mulut sebelum akhirnya dituliskan setelah masyarakat mengenal aksara.
Bersifat statis dan tradisional
Isi cerita prosa lama cenderung tetap dan tidak banyak mengalami perubahan, karena dianggap sebagai warisan budaya yang harus dijaga keasliannya.
Mengandung nilai moral dan budaya. Prosa lama berfungsi sebagai sarana pendidikan, sehingga banyak memuat pesan moral, ajaran agama, adat istiadat, serta nilai kehidupan masyarakat setempat.
Latar cerita di masa lampau
Cerita prosa lama biasanya berlatar zaman dahulu, sering berkaitan dengan kehidupan kerajaan, tokoh bangsawan, atau peristiwa yang dianggap sakral dan bersejarah.
Baca Juga: Manfaat Dongeng untuk Anak
Jenis-jenis Prosa Lama
Prosa lama terdiri dari berbagai jenis cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat tradisional dan diwariskan secara turun-temurun. Setiap jenis prosa lama memiliki ciri khas dan fungsi tersendiri dalam kehidupan masyarakat.
1. Dongeng
Dongeng adalah cerita khayalan yang bertujuan menghibur sekaligus menyampaikan pesan moral. Ceritanya bersifat imajinatif dan biasanya diwariskan secara lisan.
2. Mitos
Mitos merupakan cerita yang dianggap suci dan berkaitan dengan kepercayaan masyarakat, sering menjelaskan asal-usul alam atau makhluk hidup dengan tokoh dewa atau makhluk gaib.
3. Legenda
Legenda merupakan cerita rakyat yang dipercaya pernah terjadi dan sering dikaitkan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau peristiwa tertentu. Legenda biasanya berkembang di wilayah tertentu dan menjadi bagian dari identitas daerah tersebut.
4. Hikayat
Hikayat merupakan prosa Melayu klasik yang menceritakan kehidupan raja, bangsawan, atau pahlawan dengan latar istana dan unsur keajaiban.
6. Fabel
Fabel adalah cerita yang menggunakan hewan sebagai tokoh utama untuk menyampaikan pesan moral secara sederhana dan mendidik.
Jenis prosa lama terdiri dari dongeng, mitos, legenda, hikayat, dan fabel.
Masing-masing memiliki ciri khas, tetapi secara umum prosa lama bersifat tradisional, anonim, dan sarat nilai moral.
Mempelajari prosa lama membantu memahami budaya dan sejarah sastra Indonesia.
Vidhia Ramadhanti (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









