Cara Membuat Kandang Ayam yang Murah, Praktis, dan Nyaman untuk Ternak Rakyat

AKURAT.CO Beternak ayam kampung masih menjadi pilihan banyak masyarakat di pedesaan maupun pinggiran kota.
Selain mudah dipelihara, ayam kampung memiliki nilai jual yang stabil dan permintaan pasar yang cenderung tinggi. Namun, salah satu tantangan awal yang sering dihadapi peternak pemula adalah bagaimana membuat kandang ayam kampung yang murah, fungsional, dan tetap layak bagi pertumbuhan ayam.
Kandang bukan sekadar tempat berteduh. Di sanalah ayam tumbuh, berkembang, dan menentukan kualitas hasil ternak. Karena itu, pembuatan kandang ayam kampung perlu dirancang dengan tepat meski menggunakan biaya terbatas dan bahan sederhana.
Baca Juga: Bongkar Kandang Ayam, Eman Tewas Tersengat Listrik
Pentingnya Kandang yang Tepat untuk Ayam Kampung
Ayam kampung dikenal lebih tahan penyakit dibanding ayam ras, tetapi tetap membutuhkan lingkungan yang bersih, kering, dan aman.
Kandang yang baik akan membantu menjaga kesehatan ayam, menekan angka kematian, serta mempermudah perawatan harian seperti pemberian pakan dan pembersihan kotoran.
Di banyak daerah, peternak rakyat membuktikan bahwa kandang murah tidak selalu berarti asal-asalan.
Dengan perencanaan yang matang, kandang sederhana justru bisa lebih efektif karena disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
1. Menentukan Lokasi Kandang yang Aman dan Tidak Mengganggu
Langkah pertama dalam membuat kandang ayam kampung murah adalah menentukan lokasi yang tepat. Idealnya, kandang ditempatkan di area yang cukup jauh dari rumah tinggal, namun tetap mudah diawasi. Tujuannya untuk menghindari bau, lalat, serta risiko penularan penyakit.
Lokasi kandang sebaiknya berada di tempat yang tidak tergenang air saat hujan, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan mendapat sinar matahari pagi. Cahaya matahari berperan penting untuk menjaga kandang tetap kering dan menghambat pertumbuhan bakteri.
2. Menyesuaikan Ukuran Kandang dengan Jumlah Ayam
Ukuran kandang tidak perlu besar, tetapi harus proporsional dengan jumlah ayam yang dipelihara.
Untuk ayam kampung, kepadatan kandang yang ideal berkisar antara 8–10 ekor per meter persegi.
Kandang yang terlalu sempit akan membuat ayam stres, mudah sakit, dan pertumbuhannya terganggu.
Peternak pemula yang ingin menekan biaya disarankan memulai dari skala kecil terlebih dahulu. Kandang bisa diperluas secara bertahap seiring bertambahnya jumlah ayam dan kemampuan modal.
3. Memanfaatkan Bahan Murah dan Mudah Didapat
Salah satu kunci membuat kandang ayam kampung murah adalah memanfaatkan bahan lokal.
Bambu, kayu bekas, papan sisa bangunan, hingga seng atau asbes bekas masih layak digunakan selama kondisinya kuat dan aman.
Bambu sering menjadi pilihan utama karena harganya terjangkau, mudah dibentuk, dan memiliki sirkulasi udara alami.
Untuk dinding kandang, bilah bambu bisa disusun renggang agar udara tetap mengalir.
Lantai kandang dapat dibuat dari tanah yang dipadatkan, atau dibuat panggung sederhana agar kotoran tidak menumpuk.
4. Membuat Kerangka Kandang yang Kokoh
Kerangka kandang berfungsi sebagai penopang utama seluruh bangunan. Meski sederhana, kerangka harus cukup kuat agar tidak mudah roboh saat terkena angin atau hujan deras.
Tiang kandang bisa menggunakan bambu besar atau kayu keras yang ditanam langsung ke tanah.
Untuk kandang panggung, ketinggian sekitar 30–50 sentimeter dari tanah sudah cukup untuk menjaga kandang tetap kering dan memudahkan pembersihan kotoran.
5. Atap Kandang Tidak Harus Mahal
Atap kandang ayam kampung tidak harus menggunakan bahan mahal. Seng bekas, genteng lama, atau bahkan terpal tebal bisa dimanfaatkan asalkan mampu melindungi ayam dari hujan dan panas berlebih.
Yang terpenting, atap dipasang dengan kemiringan yang cukup agar air hujan tidak menggenang.
Pastikan juga atap tidak terlalu rendah supaya sirkulasi udara di dalam kandang tetap baik.
6. Ventilasi dan Kebersihan Jadi Kunci Utama
Kandang murah sekalipun harus memiliki ventilasi yang baik. Udara segar membantu mengurangi bau amonia dari kotoran ayam dan menjaga suhu kandang tetap stabil.
Dinding yang tidak tertutup rapat justru lebih cocok untuk ayam kampung yang terbiasa hidup di alam terbuka.
Selain itu, kebersihan kandang perlu diperhatikan sejak awal. Sediakan saluran pembuangan air dan buat jadwal pembersihan rutin agar kandang tidak menjadi sumber penyakit.
Baca Juga: Pasca Rumah Diterjang Puting Beliung, Keluarga Ini Tinggal di Kandang Ayam
7. Menyediakan Tempat Pakan dan Minum yang Sederhana
Tempat pakan dan minum ayam tidak harus dibeli mahal. Banyak peternak memanfaatkan botol plastik bekas, ember kecil, atau potongan bambu sebagai wadah pakan.
Yang penting, wadah mudah dibersihkan dan tidak mudah tumpah. Posisi tempat pakan sebaiknya sedikit lebih tinggi dari lantai agar tidak tercampur kotoran dan tetap higienis.
Bagi masyarakat yang ingin memulai usaha ternak ayam kampung, membangun kandang sederhana bisa menjadi langkah awal yang realistis dan berkelanjutan.
Selain menekan biaya produksi, kandang buatan sendiri juga memberi keleluasaan untuk dikembangkan sesuai kebutuhan di masa depan.
Mutiara MY (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








