Akurat

Cara Meningkatkan Kualitas Pakan Ayam Kampung

Eko Krisyanto | 4 Desember 2025, 19:09 WIB
Cara Meningkatkan Kualitas Pakan Ayam Kampung

AKURAT.CO Kualitas pakan adalah kunci dalam keberhasilan beternak ayam kampung. Tanpa pakan yang tepat, ayam akan tumbuh lambat, mudah sakit, dan produktivitasnya menurun. Karena itu, peternak perlu memahami bukan hanya jenis pakan yang digunakan, tetapi juga cara mengolah, mencampur, dan memberikannya agar nilai nutrisinya tetap optimal.

Banyak bahan pakan yang tersedia di sekitar, mulai dari dedak hingga jagung giling. Namun, tidak semua bahan bergizi jika diberikan tanpa pengolahan yang benar.

Lantas bagaimana cara meningkatkan kualitas pakan ayam kampung, dan apa saja langkah praktis yang bisa diterapkan peternak agar hasil ternak lebih maksimal? Berikut pembahasan lengkapnya.

Baca Juga: Sembuh dari Covid-19, Joy Tobing Sarankan Minum Kuah Sop Daging Ayam Kampung

Sesuaikan Pakan dengan Kebutuhan Nutrisi Berdasarkan Usia

Cara pertama meningkatkan kualitas pakan adalah memastikan nutrisi ayam sesuai dengan fase pertumbuhan.

Pada usia 0–6 minggu, ayam kampung membutuhkan protein tinggi untuk mendukung pembentukan organ dan tulang.

Kualitas pakan dapat ditingkatkan dengan menambahkan sumber protein seperti tepung ikan, bungkil kedelai, atau keong yang sudah dikeringkan.

Memasuki usia 7–12 minggu, kandungan energi pakan perlu dinaikkan, misalnya dengan menambah jagung giling atau bahan kaya karbohidrat lain. Sedangkan pada fase finisher, ayam butuh energi yang lebih besar karena sudah mulai membentuk daging. Penyesuaian komposisi seperti ini membuat pakan menjadi jauh lebih efektif dan efisien.

Gunakan Bahan Berkualitas dan Mudah Dicerna

Tidak semua bahan pakan memiliki nilai gizi sama. Untuk meningkatkan kualitas pakan, pilih bahan yang nutrisinya stabil, aman, dan mudah diserap tubuh ayam.

Beberapa contoh bahan pakan berkualitas meliputi:

  • Pollard yang kaya protein dan serat sehingga bisa meningkatkan stamina dan pertumbuhan.

  • Dedak halus yang masih mengandung vitamin B lengkap dan mampu menambah energi harian ayam.

  • Tepung ikan atau tepung keong sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi.

  • Bungkil kedelai yang terkenal sebagai sumber protein nabati terbaik untuk pembentukan otot.

  • Jagung giling sebagai sumber karbohidrat utama dan penambah warna alami kulit ayam.

  • Tepung tulang yang membantu memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor untuk pertumbuhan tulang.

Memastikan bahan-bahan tersebut dalam kondisi segar, tidak berjamur, dan disimpan di tempat kering adalah langkah penting untuk menjaga kualitas pakan tetap optimal.

Perbaiki Teknik Pencampuran Pakan

Kualitas pakan meningkat ketika komposisinya seimbang. Mengombinasikan bahan berprotein tinggi dengan sumber energi dan mineral harus dilakukan dengan takaran yang tepat.

Peternak dapat membuat mix feed sederhana, misalnya mencampur dedak, jagung giling, bungkil kedelai, dan sedikit tepung ikan.

Rasio pakan disesuaikan dengan kebutuhan umur ayam, serta bisa ditambah suplemen mineral atau vitamin jika diperlukan. Teknik pencampuran yang benar akan membuat nutrisi lebih merata dan mudah dicerna.

Optimalkan Pemberian Pakan Secara Teratur

Pemberian pakan yang tidak konsisten dapat menurunkan kualitas pertumbuhan. Ayam kampung idealnya diberi makan dua hingga tiga kali sehari agar metabolisme tetap stabil.

Selain itu, pastikan wadah pakan selalu bersih dan kering. Pakan yang basah atau tercampur kotoran akan cepat rusak dan mengganggu kesehatan ayam.

Kebersihan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pakan karena menentukan apakah nutrisi benar-benar dimanfaatkan atau tidak.

Baca Juga: Mau Beternak, Begini Tips Membeli Bibit Ayam Kampung Unggulan

Perhatikan Konversi Pakan untuk Efisiensi

Kualitas pakan juga ditentukan dari seberapa efisien ayam mengubah pakan menjadi bobot tubuh.

Jika ayam menghabiskan banyak pakan tetapi pertumbuhan lambat, berarti nutrisi tidak terserap dengan baik atau komposisinya tidak sesuai.

Dengan memahami konversi pakan, peternak bisa mengevaluasi dan menyesuaikan kembali formulasi pakan agar lebih efisien. Langkah ini membantu meningkatkan kualitas pakan sekaligus menekan biaya produksi.

Meningkatkan kualitas pakan ayam kampung tidak hanya soal memilih bahan terbaik, tetapi juga memastikan pengolahan, pencampuran, dan pemberian pakan dilakukan secara tepat.

Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai usia, memilih bahan berkualitas, menjaga kebersihan, serta memahami efisiensi pakan, produktivitas ayam kampung akan meningkat secara signifikan. Ketika pakan dikelola dengan benar, hasil ternak pun menjadi lebih sehat dan menguntungkan.

Nadira Maia Arziki (Magang)

 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R