Akurat

Ketahui Alasan Ayam Mati Mendadak di Dalam Kandang

Eko Krisyanto | 3 Oktober 2025, 19:19 WIB
Ketahui Alasan Ayam Mati Mendadak di Dalam Kandang

AKURAT.CO Kematian ayam secara mendadak tentu menjadi hal yang mengejutkan sekaligus menyedihkan bagi para peternak. Fenomena ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan apalagi kondisi ayam yang tiba-tiba berubah drastis, meski terlihat baik-baik saja pada kondisi sebelumnya.

Fenomena ini umum ditemukan, sehingga penting bagi peternak untuk mengetahui penyebab dari fenomena ini agar tidak menimbulkan kerugian besar.

Baca Juga: Kolaborasi Olagud dan Kitchenette, Hadirkan Menu Fried Chickenette Series dengan Ayam Probiotik Berkualitas Tinggi

Penyebab Ayam Mati Mendadak

Kematian mendadak pada ayam dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti gangguan kesehatan yang tidak terlihat, lingkungan kandang yang kurang baik, atau pakan yang tidak sesuai. Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai penyebabnya.

Serangan Jantung

Sama halnya seperti manusia, ayam juga dapat merasakan serangan jantung akibat pertumbuhan yang terlalu cepat. Pertumbuhan yang terlalu besar dalam waktu singkat dapat memberi tekanan berlebih pada organ dalam ayam, termasuk jantung.

Faktor ini memiliki kecenderungan lebih besar pada ras ayam tertentu sesuai dengan faktor genetik serta struktur tubuhnya.

Untuk mencegah ayam mengalami serangan jantung, alangkah baiknya untuk segera menyembelih ayam ketika sudah mencapai ukuran ideal agar tidak dibiarkan obesitas.

Parasit yang Tidak Terlihat

Parasit yang tidak kasat mata dapat menimbulkan akibat fatal bagi ayam. Parasit ini berupa cacing, tungau, serta kutu yang hanya dapat ditemukan ketika ayam telah dibelah setelah mati.

Penyakit yang umumnya ditemukan karena parasit tidak terlihat adalah penyakit koksidiosis yang penyebarannya melalui feses dan penyakit mikoplasma dengan gejala bersin dan radang mata. Umumnya hal ini terjadi pada ayam dengan kandang yang padat.

Keracunan Tidak Sengaja

Ayam yang berkeliaran dengan bebas berisiko menelan benda atau tanaman beracun tanpa sengaja. Mulai dari potongan plastik kecil hingga bagian tanaman asing dapat menjadi penyebab keracunan. Kondisi ini biasanya berlangsung cepat dan seringkali ayam mati mendadak tanpa menunjukkan gejala pencernaan yang jelas sebelumnya.

Trauma

Trauma pada ayam biasanya tidak menampakkan perubahan perilaku atau tanda cedera luar, karena trauma terjadi pada kerusakan organ bagian dalam. Kondisi ini dapat disebabkan oleh perkelahian, benturan dengan benda keras, jatuh dari ketinggian, atau terinjak ayam yang lebih besar di kandang sempit.

Tersedak

Ayam yang sedang tersedak biasanya menunjukkan ciri tidak mau makan, lemah, dan minum terlalu banyak. Umumnya, ayam tersedak akibat potongan tanaman kusut, seperti jerami atau rumput kering yang terjebak pada bagian tembolok. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, maka kondisi ayam akan berujung pada kematian.

Telur Terjepit

Fenomena ini terjadi pada ayam betika ketika tidak dapat mengeluarkan telurnya di antara kelenjar cangkang serta ventilasinya. Umumnya, kasus ini dialami ayam betina yang kekurangan kalsium atau mengalami obesitas, sehingga ayam betina tidak dapat mengeluarkan telur dengan baik.

Baca Juga: Kementan Teliti Ayam Mati Untuk Cegah Virus Flu Burung

Pencegahan Ayam Mati Mendadak

Walaupun fenomena ayam mati mendadak cukup sering terjadi dan terjadi secara umum, tetapi kasus ini dapat dicegah melalui beberapa hal seperti berikut.

Perhatikan Pakan Ayam

Pakan berkualitas tinggi dan air bersih akan membuat ayam lebih sehat. Namun, penting untuk memastikan porsi makan ayam yang tidak berlebihan agar ayam terhindar dari obesitas.

Pemberian Nutrisi Ayam

Pemberian nutrisi pada ayam dapat disesuaikan menurut rekomendasi Farmheartonline.com. Laman ini memberikan acuan komposisi nutrisi yang sesuai agar ayam terhindar dari kematian mendadak.

  • Kurangi kepadatan nutrisi sebesar 5-7%.
  • Tambahkan garam kalium.
  • Tambahkan pakan gandum-kedelai dengan minyak bunga matahari.
  • Pembatasan lemak saat usia 0-7 hari.
  • Penurunan rasio energi:protein pada pakan akhir.
  • Pembatasan pakan pada kawanan ternak yang diberi pakan ad lib sebesar 30-40%.
  • Berikan pakan rendah protein atau rendah energi selama 14 hari pertama.

Perhatikan Ukuran Kandang

Kandang ayam dibuat berbeda tergantung dengan karakteristik ayam. Jika ayam dibiarkan berkeliaran dengan bebas, maka ukuran kandang yang cocok adalah 4 kaki persegi setiap ekor.

Berbeda jika ayam senang berada di dalam kandang, maka berikan ruang kandang seluas 1,2 meter persegi pada setiap ekor.

Ukuran kandang yang cocok bagi setiap ayam akan memicu kehidupan yang lebih damai di antara para ayam.

Bersihkan Kandang Ayam

Menjaga kebersihan kandang ayam dapat mengurangi risiko kematian ayam secara mendadak, karena lingkungan yang bersih membuat ayam lebih sehat dan nyaman untuk hidup. Pemberian ruang bersarang bagi ayam betina juga akan meningkatkan kualitas hidup ayam lebih lama.

Dewi Triana Rahmawati (Magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R