Akurat

Mengenal Tokoh Protagonis, Antagonis, dan Tritagonis dalam Cerita

Wahyu SK | 7 Januari 2026, 12:16 WIB
Mengenal Tokoh Protagonis, Antagonis, dan Tritagonis dalam Cerita

AKURAT.CO Dalam setiap karya fiksi, tokoh sebagai elemen penting yang membentuk struktur cerita.

Di antara karakter-karakter itu, protagonis, antagonis, dan tritagonis menempati peran yang sangat berbeda tetapi berfungsi untuk saling melengkapi dalam menghidupkan narasi.

1. Tokoh Protagonis

Tokoh protagonis merupakan karakter utama dalam sebuah cerita yang menghadapi konflik, memunculkan tujuan naratif, dan menjadi pusat perhatian pembaca atau penonton.

Protagonis sering digambarkan sebagai sosok yang memiliki ciri positif seperti keberanian, kebaikan, atau empati, meskipun tidak semua protagonis harus "baik" secara moral.

Fungsi Tokoh Protagonis
● Menjadi pusat perjalanan cerita yang dibangun.
● Menemukan dan menghadapi konflik utama.
● Membawa perubahan atau perkembangan pada akhir cerita.
● Pembaca atau penonton biasanya dipandu melalui pengalaman tokoh ini.

2. Tokoh Antagonis

Tokoh antagonis merupakan karakter yang bertolak belakang dengan protagonis dan sering menjadi sumber konflik utama dalam cerita.

Antagonis bisa berupa individu, kelompok, atau bahkan kekuatan abstrak seperti sistem sosial, alam, atau masalah batin protagonis.

Tokoh antagonis tidak selalu digambarkan sebagai "jahat" secara mutlak, tetapi berada dalam posisi yang bertentangan dengan tujuan sang protagonis sehingga memunculkan konflik yang membuat cerita menjadi menarik dan dinamis.

3. Tokoh Tritagonis

Selain protagonis dan antagonis, ada tritagonis, yaitu tokoh penting ketiga dalam narasi yang posisinya di bawah protagonis dan deuteragonis atau tokoh utama kedua.

Tokoh tritagonis berperan sebagai:
● Penengah atau mediator di tengah konflik antara protagonis dan antagonis.
● Pendukung penting yang membantu atau memberi tantangan baru bagi tokoh utama.
● Tokoh yang memperkaya narasi dengan perspektif tambahan sehingga cerita terasa lebih kompleks dan hidup.

Perbedaan Singkat

1. Protagonis - Karakter utama yang menjadi fokus cerita - Memimpin narasi dan mengalami konflik utama.
2. Antagonis - Tokoh yang menentang protagonis - Menciptakan rintangan dan konflik.
3. Tritagonis - Tokoh penting ketiga yang memberi kedalaman - Menambah kompleksitas atau menjadi penengah cerita.

Dengan memahami fungsi dan perbedaan antara tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis dapat membantu pembaca atau penonton untuk:

● Menangkap struktur naratif secara lebih efektif.
● Mengidentifikasi konflik dan motivasi karakter.
● Mengapresiasi bagaimana cerita dibentuk di balik layar penulis.
● Menganalisis cerita secara lebih kritis dalam kajian sastra atau penulisan kreatif.

Tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis memiliki posisi berbeda dalam sebuah cerita.

Protagonis sebagai pusat narasi, antagonis sebagai kekuatan yang menentang protagonis, tritagonis memberi dimensi tambahan yang memperkaya alur cerita dan menunjukkan hubungan antar tokoh secara lebih dinamis.

Ketiganya bersama-sama menciptakan konflik, ketegangan, dan perkembangan yang memikat dalam sebuah karya fiksi.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK