Akurat

Apa Itu Stromatolit? Jejak Kehidupan Tertua Penghasil Oksigen

Eko Krisyanto | 25 Desember 2025, 17:46 WIB
Apa Itu Stromatolit? Jejak Kehidupan Tertua Penghasil Oksigen

AKURAT.CO Stromatolit merupakan salah satu struktur mikroba tertua di Bumi yang berperan penting dalam produksi oksigen pada masa awal sejarah planet kita.

Terbentuk dari koloni mikroorganisme seperti cyanobacteria, stromatolit membantu mengubah atmosfer Bumi yang awalnya miskin oksigen menjadi lingkungan yang kaya oksigen yang memungkinkan kehidupan kompleks berkembang.

Jejak stromatolit ditemukan sebagai fosil tertua yang memberi bukti langsung tentang kehidupan awal di Bumi.

Stromatolit merupakan struktur berlapis yang terbentuk ketika koloni mikroba, terutama cyanobacteria, mengikat partikel sedimen di lingkungan perairan dangkal.

Mikroba ini membuat lapisan tipis demi tipis seiring pertumbuhan dan pengendapan partikel sehingga menghasilkan struktur batuan yang terlihat seperti gundukan.

Struktur ini bukan sekadar batu biasa, tetapi merupakan rekaman hidup aktivitas mikroba purba, dan beberapa di antaranya diperkirakan berusia lebih dari 3,5 miliar tahun lalu.

Stromatolit memiliki peran penting yang berakar pada kemampuan cyanobacteria melakukan fotosintesis, yaitu proses mengubah air dan karbon dioksida menjadi energi dengan bantuan cahaya matahari, sambil melepaskan oksigen sebagai produk sampingan.

Pada masa awal Bumi, atmosfer sangat berbeda dari sekarang. Ketika koloni sinus cyanobacteria ini berkembang, mereka secara bertahap melepaskan oksigen ke lingkungan, yang kemudian terserap ke laut dan akhirnya menumpuk di atmosfer.

Proses ini dikenal sebagai Great Oxygenation Event, yang menjadikan atmosfer lebih kaya oksigen dan mendukung munculnya bentuk-bentuk kehidupan yang lebih kompleks.

Tanpa stromatolit dan proses fotosintesis mikroba, atmosfer Bumi mungkin tetap miskin oksigen, menjadikan kondisi planet ini kurang mendukung bagi kehidupan seperti saat ini.

Struktur dan Pertumbuhan Stromatolit

1. Mikroba membentuk biofilm di dasar air.

2. Sedimen seperti pasir dan lumpur tertangkap oleh biofilm tersebut.

3. Lapisan mikroba baru tumbuh di atas sedimentasi lama, membentuk lapisan batuan berulang-ulang.

Proses ini sangat lambat, seringkali mencapai pertumbuhan hanya beberapa milimeter per tahun, namun selama jutaan tahun terbentuk struktur besar seperti batuan berlapis.

Fosil Stromatolit - Jejak Kehidupan Tertua

Stromatolit dikenal sebagai fosil tertua yang ditemukan di Bumi, memberikan bukti langsung bahwa kehidupan mikroba telah ada sejak awal sejarah planet kita.

Fosil-fosil ini telah ditemukan di berbagai formasi batu kuno di seluruh dunia, terutama di Australia Barat yang menunjukkan bahwa mikroba ini sudah eksis lebih dari 3,48 miliar tahun lalu.

Penemuan struktur berlapis seperti stromatolit dalam batuan purba juga membantu ilmuwan memahami bagaimana biosfer awal berkontribusi pada perubahan kimia atmosfer. Dan bagaimana kehidupan berkembang dari organisme sederhana ke bentuk yang lebih kompleks.

Tempat Stromatolit Dapat Ditemukan Saat Ini

Meskipun stromatolit jauh lebih umum di masa purba, masih ada contoh yang hidup hingga saat ini, terutama di lingkungan air yang sangat asin dan terlindungi, seperti Shark Bay di Australia Barat dan beberapa daerah hypersalin lainnya.

Di tempat-tempat ini, predator yang memakan mikroba lebih sedikit sehingga stromatolit dapat tetap berkembang.

Pentingnya Stromatolit bagi Ilmu Pengetahuan dan Evolusi Bumi

1. Membantu ilmuwan memahami awal mula fotosintesis dan respirasi oksigen.

2. Menunjukkan bagaimana organisme sederhana dapat mengubah atmosfer planet.

3. Memberi wawasan tentang kondisi lingkungan purba yang mendukung evolusi kehidupan.

Stromatolit merupakan keajaiban mikroba purba yang tidak hanya menjadi saksi hidup awal kehidupan di Bumi, tetapi juga berperan penting dalam menghasilkan oksigen yang memungkinkan kehidupan kompleks berkembang.

Mulai dari struktur batuan berlapis hingga fosil tertua yang kita miliki, stromatolit membantu menjelaskan bagaimana Bumi bertransformasi dari dunia tanpa oksigen menjadi planet yang mendukung jutaan spesies hidup.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK