Akurat

Pembelajaran Sosial Emosional Bisa Dikaitkan dengan Mata Pelajaran Apa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya

Idham Nur Indrajaya | 21 Desember 2025, 16:34 WIB
Pembelajaran Sosial Emosional Bisa Dikaitkan dengan Mata Pelajaran Apa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya

AKURAT.CO Setelah Anda mempelajari pembelajaran sosial emosional, bagaimana pembelajaran sosial emosional dapat dikaitkan dengan mata pelajaran lain? Pembelajaran di sekolah tidak lagi sekadar soal nilai akademik. Di balik proses belajar mengajar, ada peran penting pembentukan karakter, pengelolaan emosi, hingga keterampilan sosial yang menentukan keberhasilan peserta didik di masa depan. Inilah alasan mengapa Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) menjadi topik yang semakin mendapat perhatian, termasuk dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.

Lalu, setelah Anda mempelajari pembelajaran sosial emosional, bagaimana pembelajaran sosial emosional dapat dikaitkan dengan mata pelajaran lain? Pertanyaan ini tidak hanya muncul sebagai bahan refleksi, tetapi juga menjadi soal penting dalam Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 2. Jawabannya ternyata sangat dekat dengan praktik pembelajaran sehari-hari di kelas.

Apa Itu Pembelajaran Sosial Emosional dan Mengapa Penting?

Pembelajaran Sosial Emosional atau PSE merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pengembangan kemampuan memahami emosi, mengelola diri, membangun hubungan sosial, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab. PSE tidak berdiri sebagai mata pelajaran tersendiri, melainkan terintegrasi dalam seluruh proses belajar.

Nilai-nilai utama dalam PSE meliputi kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan sosial, serta pengambilan keputusan. Seluruh nilai tersebut dapat hidup dan berkembang ketika peserta didik berinteraksi dengan materi pelajaran apa pun.

Keterkaitan Pembelajaran Sosial Emosional dengan Mata Pelajaran Lain

Pada praktiknya, PSE dapat dikaitkan dengan berbagai mata pelajaran melalui aktivitas belajar yang dirancang secara sadar dan kontekstual. Guru tidak perlu menambah jam pelajaran khusus, karena PSE justru memperkaya proses belajar yang sudah ada.

Integrasi PSE dalam Pembelajaran Matematika

Dalam pelajaran matematika, siswa sering berhadapan dengan soal yang menantang dan memicu stres. Di sinilah PSE berperan penting. Siswa diajak mengenali perasaan cemas atau bingung saat menemui soal sulit, lalu belajar mengelola emosi tersebut agar tetap fokus.

Selain itu, kerja kelompok dalam menyelesaikan soal melatih keterampilan sosial, seperti berbagi ide, mendengarkan pendapat teman, dan menyelesaikan perbedaan secara sehat. Saat memilih strategi penyelesaian soal, siswa juga dilatih mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas pilihannya.

Penerapan PSE dalam Pelajaran Bahasa

Dalam pembelajaran bahasa, PSE dapat masuk secara alami melalui aktivitas membaca, berdiskusi, hingga presentasi. Saat menganalisis tokoh dalam cerita, siswa belajar memahami emosi, sudut pandang, dan konflik yang dialami tokoh, sekaligus merefleksikan perasaan mereka sendiri.

Diskusi dan presentasi melatih kemampuan berkomunikasi secara efektif, mengelola rasa gugup, serta menghargai pendapat orang lain. Proses ini membantu siswa mengembangkan empati dan keterampilan sosial yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan nyata.

Penguatan PSE pada Mata Pelajaran IPA

Pelajaran IPA identik dengan percobaan dan eksplorasi. Dalam proses ini, siswa sering mengalami kegagalan atau hasil yang tidak sesuai harapan. PSE membantu siswa mengenali rasa kecewa atau frustrasi, lalu belajar bangkit dan mencoba kembali dengan strategi yang lebih baik.

Kerja kelompok saat praktikum juga memperkuat keterampilan sosial dan kolaborasi. Siswa belajar berbagi tugas, menghargai ide teman, serta bertanggung jawab atas hasil percobaan yang dilakukan bersama.

Kaitan PSE dengan Pelajaran IPS

Pada mata pelajaran IPS, siswa diajak memahami peristiwa sejarah, sosial, dan budaya dari berbagai perspektif. PSE membantu siswa mengelola emosi ketika mempelajari topik yang sensitif atau kontroversial.

Melalui diskusi dan presentasi, siswa dilatih menyampaikan pendapat secara santun, menghargai perbedaan pandangan, serta mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan etis dan sosial.

Pembelajaran Sosial Emosional dalam Pendidikan Pancasila

Dalam Pendidikan Pancasila, keterkaitan dengan PSE bahkan sangat kuat. Nilai-nilai seperti gotong royong, keadilan, kemanusiaan, dan toleransi sejalan dengan lima kompetensi inti PSE.

Ketika membahas sila kedua, misalnya, guru dapat mengajak siswa berdiskusi tentang empati dan cara menyampaikan pendapat tanpa menyakiti orang lain. Studi kasus konflik sejarah bangsa juga dapat digunakan untuk melatih pengelolaan emosi dan penyelesaian konflik secara damai.

Seni sebagai Ruang Ekspresi Sosial Emosional

Pelajaran seni memberikan ruang luas bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan dan ide. Melalui seni, PSE membantu membangun rasa percaya diri, kemampuan menghargai karya orang lain, serta kesadaran terhadap emosi diri sendiri.

Referensi Jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PSE Topik 2

Bagi peserta PPG 2025 yang sedang mengerjakan cerita reflektif, berikut beberapa versi jawaban yang dapat dijadikan acuan:

Referensi Jawaban 1
Pembelajaran sosial emosional dapat dikaitkan dengan mata pelajaran lain melalui penanaman nilai kerja sama, empati, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola emosi dalam setiap aktivitas belajar, baik melalui diskusi, proyek, maupun refleksi.

Referensi Jawaban 2
PSE tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi fondasi pembelajaran akademik. Integrasi PSE justru memperkaya proses belajar tanpa menambah beban, serta membantu siswa memahami relevansi keterampilan sosial emosional dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi Jawaban 3
Sebagai guru Pendidikan Pancasila, saya mengintegrasikan PSE melalui diskusi, refleksi, dan studi kasus untuk menanamkan empati, pengelolaan emosi, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila.

Kunci Jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PSE PPG 2025

Pertanyaan:
Setelah Anda mempelajari pembelajaran sosial emosional, bagaimana pembelajaran sosial emosional dapat dikaitkan dengan mata pelajaran lain?

Kunci Jawaban:
Setelah mempelajari Pembelajaran Sosial Emosional, saya menyadari bahwa PSE tidak berdiri sendiri sebagai materi terpisah, melainkan terintegrasi dalam semua mata pelajaran. Melalui PSE, siswa tidak hanya belajar akademik, tetapi juga mengembangkan karakter, empati, dan keterampilan hidup. Misalnya, dalam Bahasa Indonesia siswa belajar memahami emosi tokoh dan menyampaikan pendapat dengan empati, sementara dalam IPA dan Matematika siswa belajar mengelola emosi saat menghadapi kesulitan serta bekerja sama dalam kelompok.

Penutup

Pembelajaran Sosial Emosional membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya tentang apa yang dipelajari, tetapi juga bagaimana peserta didik tumbuh sebagai manusia. Integrasi PSE ke dalam berbagai mata pelajaran menjadikan proses belajar lebih bermakna, relevan, dan berorientasi pada kehidupan nyata.

Jika Anda tertarik mengikuti pembahasan seputar PPG, modul pembelajaran, dan dunia pendidikan terkini, pantau terus update selanjutnya agar tidak ketinggalan informasi penting.

Baca Juga: Contoh Jawaban Cerita Reflektif Modul 3 PPG 2025: Menyesuaikan Materi dan Strategi Pembelajaran dengan Konteks Peserta Didik

Baca Juga: Kunci Jawaban Cerita Reflektif PPG 2025: Respon Guru terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)?

Pembelajaran Sosial Emosional adalah pendekatan pembelajaran yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memahami emosi diri, mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

2. Apakah Pembelajaran Sosial Emosional merupakan mata pelajaran tersendiri?

Tidak. PSE bukan mata pelajaran khusus, melainkan pendekatan yang diintegrasikan ke dalam seluruh mata pelajaran. Nilai-nilai PSE diterapkan melalui aktivitas belajar, diskusi, kerja kelompok, refleksi, dan interaksi di kelas.

3. Setelah mempelajari pembelajaran sosial emosional, bagaimana pembelajaran sosial emosional dapat dikaitkan dengan mata pelajaran lain?

Pembelajaran sosial emosional dapat dikaitkan dengan mata pelajaran lain dengan menanamkan nilai-nilai seperti empati, kerja sama, pengelolaan emosi, dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan pembelajaran, baik akademik maupun non-akademik.

4. Bagaimana contoh penerapan PSE dalam pelajaran Matematika?

Dalam Matematika, PSE diterapkan dengan membantu siswa mengenali emosi saat menghadapi soal sulit, mengelola stres, bekerja sama dalam kelompok, serta mengambil keputusan dalam memilih strategi penyelesaian soal.

5. Bagaimana Pembelajaran Sosial Emosional diterapkan dalam pelajaran Bahasa?

Pada pelajaran Bahasa, PSE dapat diterapkan saat siswa menganalisis emosi tokoh dalam cerita, berdiskusi, presentasi, dan debat. Kegiatan ini melatih empati, keterampilan komunikasi, serta pengelolaan emosi saat menyampaikan pendapat.

6. Apa peran PSE dalam mata pelajaran IPA?

Dalam IPA, PSE membantu siswa mengelola emosi saat melakukan percobaan yang gagal, bekerja sama dalam kelompok praktikum, serta bertanggung jawab atas proses dan hasil percobaan yang dilakukan.

7. Mengapa PSE relevan dengan pelajaran IPS?

PSE relevan dalam IPS karena siswa diajak memahami berbagai perspektif sosial, budaya, dan sejarah. Melalui PSE, siswa belajar mengelola emosi, menghargai perbedaan pendapat, dan bersikap kritis terhadap isu-isu sosial.

8. Bagaimana keterkaitan Pembelajaran Sosial Emosional dengan Pendidikan Pancasila?

Nilai-nilai PSE sejalan dengan nilai Pancasila seperti kemanusiaan, gotong royong, toleransi, dan keadilan. PSE membantu siswa menerapkan nilai-nilai tersebut secara nyata melalui diskusi, refleksi, dan studi kasus.

9. Apakah Pembelajaran Sosial Emosional dibahas dalam PPG 2025?

Ya. Pembelajaran Sosial Emosional menjadi bagian penting dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025, khususnya pada Modul 2 PSE Topik 2 yang membahas penerapan PSE dalam konteks guru sebagai teladan.

10. Apa tujuan utama integrasi PSE dalam mata pelajaran?

Tujuan utama integrasi PSE adalah membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, empati, keterampilan sosial, dan kesiapan menghadapi tantangan kehidupan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.