Apa Kriteria Utama dalam Memilih Platform atau Tools Digital untuk Pembuatan Media Pembelajaran? Ini Penjelasan yang Akurat!

AKURAT.CO Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat dunia pendidikan ikut berubah dalam beberapa tahun terakhir. Proses belajar yang dulunya hanya berlangsung di ruang kelas kini merambah ke ranah digital, menciptakan pengalaman belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan mudah diakses oleh siapa saja. Guru kini memiliki banyak pilihan aplikasi, platform, dan tools untuk menyampaikan materi secara lebih kreatif.
Namun, melimpahnya platform digital bukan berarti semuanya cocok digunakan. Setiap guru perlu selektif menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kelasnya. Pemilihan platform yang tepat dapat menentukan seberapa efektif siswa memahami materi dan seberapa lancar proses belajar berlangsung.
Di tengah pertanyaan besar seperti "Apa kriteria utama dalam memilih platform atau tools digital untuk pembuatan media pembelajaran?", para pendidik perlu memahami aspek-aspek penting yang menjadi dasar pemilihan media belajar.
Artikel ini merangkum berbagai kriteria yang direkomendasikan oleh sejumlah sumber, termasuk kajian dari Aulia Nur Hakim dalam Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora (2024) serta buku Media Pembelajaran Digital karya Sepling Paling dkk. (2024), ditambah referensi dari Kemendikbud dan UNESCO terkait solusi pembelajaran jarak jauh.
Mengapa Pemilihan Platform Pembelajaran Sangat Penting?
Digitalisasi memudahkan guru untuk menghadirkan materi dalam bentuk video, animasi, kuis interaktif, hingga simulasi visual. Siswa pun bisa belajar kapan saja dan dari mana saja. Namun manfaat tersebut hanya optimal jika platform yang digunakan benar-benar sesuai dengan karakteristik pengajaran dan kondisi siswa.
Platform yang salah justru dapat menghambat proses belajar, misalnya sulit digunakan, tidak kompatibel dengan perangkat siswa, hingga risiko kebocoran data. Karena itu, pemilihan tools digital bukan sekadar memilih aplikasi populer, tetapi menemukan platform yang memenuhi standar kualitas tertentu.
Kriteria Utama Memilih Platform digital untuk Media Pembelajaran
Berikut kriteria lengkap yang perlu menjadi pertimbangan sebelum menentukan platform digital yang akan digunakan dalam kegiatan belajar-mengajar.
1. Mudah Digunakan dan Tidak Membingungkan
Kemudahan penggunaan menjadi faktor pertama yang harus dipertimbangkan. Platform yang ideal memiliki tampilan simpel, navigasi jelas, serta fitur yang dapat dipahami tanpa pelatihan teknis yang rumit. Guru dan siswa perlu dapat beradaptasi dengan cepat tanpa banyak hambatan.
Contoh platform dengan antarmuka yang sederhana dan mudah dipelajari adalah Canva for Education. Dengan fitur drag-and-drop dan puluhan template siap pakai, guru bisa membuat presentasi maupun infografis dalam waktu singkat, bahkan tanpa keterampilan desain.
2. Menyediakan Fitur Pembelajaran yang Lengkap
Tools digital yang baik harus mampu mendukung kebutuhan belajar secara menyeluruh. Fitur seperti kolaborasi, integrasi multimedia (video, audio, gambar), serta elemen interaktif sangat membantu membuat pembelajaran lebih hidup dan tidak membosankan.
Google Classroom adalah contoh platform yang memenuhi kebutuhan ini. Selain menyediakan ruang diskusi dan pemberian tugas, platform ini terintegrasi langsung dengan Google Drive dan Google Docs, sehingga memudahkan kolaborasi kelas secara daring.
3. Dapat Diakses dari Berbagai Perangkat
Tidak semua siswa memiliki perangkat yang sama. Karena itu, platform digital harus kompatibel dengan beragam device seperti laptop, tablet, dan smartphone. Semakin mudah diakses, semakin besar peluang seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran tanpa kendala.
Salah satu platform yang mendukung akses lintas perangkat adalah Google Form, yang sering digunakan untuk kuis atau ujian. Selain ringan, platform ini bisa dibuka melalui browser di hampir semua perangkat.
Platform lain yang juga fleksibel adalah Kahoot!, karena tersedia dalam bentuk aplikasi dan versi browser.
4. Privasi Data Terjamin dan Keamanan Tinggi
Keamanan data menjadi sorotan besar dalam dunia digital, terutama ketika melibatkan informasi pribadi siswa. Platform yang digunakan harus memiliki kebijakan privasi yang kuat, dilengkapi sistem enkripsi, serta kontrol akses untuk meminimalkan risiko kebocoran data.
Contoh platform dengan standar keamanan tinggi adalah Microsoft Teams for Education, yang menawarkan pengaturan akses pengguna dan perlindungan data sesuai standar internasional.
5. Gratis atau Terjangkau Sesuai Kebutuhan
Anggaran sekolah sering kali menjadi pertimbangan dalam memilih platform digital. Banyak platform yang menawarkan versi gratis dengan fitur dasar yang memadai, sementara versi berbayarnya memberikan fasilitas tambahan seperti kapasitas penyimpanan lebih besar atau fitur premium lainnya.
Misalnya, Padlet menyediakan fitur gratis untuk membuat papan diskusi interaktif sederhana, dan Zoom Meeting cocok untuk pembelajaran jarak jauh dengan batas tertentu pada versi gratisnya.
Meskipun beberapa platform berbayar, selama manfaat yang diberikan sepadan, tools tersebut bisa menjadi investasi yang strategis bagi sekolah.
Mengapa Kriteria Ini Sangat Penting untuk Pembelajaran Digital?
Menurut laman fkip.umsu.ac.id, media pembelajaran yang baik bukan hanya alat bantu visual, tetapi sarana yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi antara guru dan siswa. Platform digital yang fleksibel memungkinkan guru menyampaikan materi dalam berbagai format, membuat pembelajaran lebih variatif.
Keandalan sistem juga tidak kalah penting. Gangguan server, tampilan yang rumit, atau fitur yang tidak relevan dapat menghambat proses belajar. Sebaliknya, platform yang stabil dan integratif mendorong kolaborasi lebih aktif antara guru dan peserta didik, terutama melalui forum diskusi, kerja kelompok online, dan integrasi dengan Learning Management System (LMS).
Kesimpulan
Menentukan platform digital untuk media pembelajaran bukan sekadar memilih aplikasi yang sedang tren. Ada banyak faktor yang harus diperhatikan, mulai dari kemudahan penggunaan, fitur pembelajaran, akses lintas perangkat, keamanan, hingga pertimbangan biaya. Ketika semua kriteria ini terpenuhi, pengalaman belajar menjadi jauh lebih efektif, menarik, dan bermakna bagi siswa.
Jika ingin terus mengikuti perkembangan teknologi pendidikan dan rekomendasi platform belajar terbaru, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.
Baca Juga: Urutan Fase UbD dalam Perencanaan Pembelajaran: Kunci Jawaban Lengkap Latihan Pemahaman PPG 2025
FAQ
1. Mengapa pemilihan platform digital penting dalam pembelajaran?
Pemilihan platform digital yang tepat dapat membantu guru menyampaikan materi dengan lebih efektif, meningkatkan interaksi siswa, serta memastikan proses belajar berjalan lancar tanpa hambatan teknis maupun keamanan. Platform yang sesuai juga mendukung pemahaman siswa melalui media belajar yang lebih variatif seperti video, audio, dan kuis interaktif.
2. Apa saja kriteria utama dalam memilih platform pembelajaran digital?
Ada beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan, yaitu: kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur pembelajaran, aksesibilitas di berbagai perangkat, keamanan data, dan pertimbangan biaya. Semua aspek ini membantu memastikan platform mendukung kebutuhan belajar secara optimal.
3. Apa contoh platform yang mudah digunakan oleh guru dan siswa?
Contoh platform yang user-friendly adalah Canva for Education, karena memiliki antarmuka sederhana, fitur drag-and-drop, dan banyak template siap pakai. Tools ini memudahkan guru dalam membuat presentasi, poster, maupun infografis.
4. Platform apa yang memiliki fitur pembelajaran lengkap?
Google Classroom adalah salah satu platform dengan fitur lengkap. Guru dapat membuat tugas, berdiskusi, memberikan materi, serta mengintegrasikan dokumen melalui Google Drive dan Google Docs sehingga lebih mudah untuk kolaborasi daring.
5. Mengapa akses lintas perangkat sangat penting?
Tidak semua siswa memiliki perangkat yang sama, sehingga platform harus mampu berjalan di laptop, tablet, maupun smartphone. Dengan akses lintas perangkat, seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran tanpa kendala teknis. Contoh platform yang mendukung akses ini adalah Google Form dan Kahoot!.
6. Bagaimana cara memastikan platform digital aman digunakan?
Pilih platform yang memiliki kebijakan privasi jelas, fitur enkripsi data, serta pengaturan akses pengguna. Microsoft Teams for Education menjadi salah satu contoh platform yang memprioritaskan keamanan dan privasi, sehingga cocok untuk pembelajaran.
7. Apakah platform berbayar lebih baik dibandingkan platform gratis?
Tidak selalu. Banyak platform gratis yang sudah cukup untuk kebutuhan dasar pembelajaran. Namun, platform berbayar biasanya menawarkan fitur tambahan dan kapasitas lebih besar. Selama manfaatnya sebanding dengan biaya, platform berbayar bisa menjadi pilihan yang tepat.
8. Apa saja contoh platform digital murah atau gratis untuk sekolah?
Beberapa platform gratis yang dapat digunakan antara lain Google Form, Google Classroom, Kahoot!, dan Canva for Education. Untuk versi berbayar yang terjangkau, Padlet dan Zoom menawarkan fitur tambahan untuk kegiatan belajar jarak jauh.
9. Apakah semua platform cocok untuk semua jenis pembelajaran?
Tidak. Setiap platform memiliki fungsi dan fokus yang berbeda. Guru perlu menyesuaikan platform dengan tujuan pembelajaran, jenis materi, dan karakteristik siswa. Misalnya, Kahoot cocok untuk kuis interaktif, sedangkan Google Classroom lebih cocok untuk pengelolaan kelas daring.
10. Bagaimana cara memilih platform terbaik untuk kelas digital?
Tentukan tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian pilih platform yang memenuhi kelima kriteria utama: mudah digunakan, fitur lengkap, kompatibel di banyak perangkat, aman, dan sesuai anggaran. Lakukan uji coba kecil sebelum diterapkan ke seluruh kelas untuk memastikan platform berjalan optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









