Akurat

MainStory Luncurkan Beasiswa Daycare Pertama di Indonesia, Dukung Ribuan Ibu Bekerja Tetap Produktif

Oktaviani | 28 Oktober 2025, 13:39 WIB
MainStory Luncurkan Beasiswa Daycare Pertama di Indonesia, Dukung Ribuan Ibu Bekerja Tetap Produktif

AKURAT.CO Di tengah meningkatnya jumlah ibu bekerja di Indonesia dan tingginya kebutuhan akan layanan pengasuhan anak yang aman, terpercaya, dan berkualitas, MainStory, yang sebelumnya dikenal sebagai KinderCastle Daycare, resmi memperkenalkan identitas barunya.

Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem pengasuhan anak yang modern, transparan, dan berbasis teknologi.

Bersamaan dengan peluncuran identitas baru, MainStory juga memperkenalkan Program Beasiswa PertamaKu, yaitu beasiswa pengasuhan anak pertama di Indonesia.

Inisiatif sosial ini dirancang untuk membantu keluarga muda mendapatkan akses layanan daycare berkualitas secara gratis selama enam bulan.

Dalam kurun dua tahun terakhir, MainStory menunjukkan pertumbuhan pesat, dari satu cabang menjadi lebih dari 30 pusat daycare di berbagai kota di Indonesia.

Hingga kini, perusahaan telah memberikan lebih dari 100.000 hari layanan pengasuhan, mendukung lebih dari 5.000 orang tua dan memberdayakan lebih dari 3.500 ibu bekerja agar tetap produktif tanpa kehilangan waktu berharga bersama anak.

“Kami ingin memperluas misi kami untuk menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia. MainStory hadir untuk memastikan setiap anak mendapat pengasuhan terbaik, sementara para ibu dapat tetap produktif dan tenang bekerja,” ujar Antoni Lewa, CEO MainStory, Selasa (28/10/2025).

Melalui sistem pemantauan digital, laporan perkembangan anak secara real-time, dan pendekatan holistik stimulasi usia dini, MainStory memposisikan diri sebagai co-parent bagi keluarga modern Indonesia.

Baca Juga: Nikita Mirzani Hadiri Sidang Putusan Kasus Pemerasan dan TPPU, Minta Doa di Hari Sumpah Pemuda

Selain berfokus pada pelayanan, MainStory juga telah memberdayakan lebih dari 500 pengasuh dan bidan profesional perempuan di seluruh Indonesia.

Upaya ini memperkuat posisi MainStory sebagai pelopor childcare berbasis teknologi dan pemberdayaan perempuan di Tanah Air.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang MainStory dalam memperluas akses layanan ke lebih banyak kota, sekaligus menegaskan visinya sebagai merek yang mengedepankan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan sosial.

Program MainStory Beasiswa PertamaKu memberikan layanan daycare gratis selama enam bulan bagi tiga keluarga terpilih dengan anak usia 1–6 tahun.
Fasilitas yang disediakan meliputi:

  • Pengasuhan anak selama 12 jam per hari dengan laporan perkembangan rutin,

  • Akses sistem pemantauan digital berbasis aplikasi,

  • Pilihan lokasi daycare di seluruh cabang MainStory (kecuali Pondok Kelapa I, Cilandak, dan cabang mitra).

Pendaftaran dibuka mulai 28 Oktober hingga 25 November 2025, dan penerima beasiswa akan diumumkan pada Desember 2025 melalui kanal resmi MainStory.

“Kami percaya, akses terhadap pengasuhan anak yang berkualitas bukan hanya mendukung tumbuh kembang anak, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam ekonomi keluarga,” tambah Antoni.

MainStory menggabungkan sentuhan empati manusia dengan dukungan teknologi untuk menciptakan pengalaman pengasuhan anak yang aman, transparan, dan memberdayakan.

Pendekatan MainStory berfokus pada empat pilar utama:

Baca Juga: Mengapa Tarif TransJakarta Direncanakan Naik? Ternyata Ini Alasannya!

  • Transparansi: akses CCTV dan laporan digital harian perkembangan anak.

  • Keterlibatan orang tua: komunikasi dua arah antara pengasuh dan orang tua.

  • Kualitas SDM: pengasuh dan pendidik 100% perempuan dengan pelatihan berkelanjutan.

  • Misi sosial berkelanjutan: mendukung keseimbangan antara karier dan peran keluarga.

Dengan kombinasi teknologi, empati, dan komitmen sosial, MainStory bukan sekadar daycare, melainkan gerakan sosial baru untuk masa depan pengasuhan anak di Indonesia, di mana setiap anak mendapat kesempatan tumbuh, dan setiap ibu mendapat ruang untuk berkembang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.