7 Langkah Jitu Menentukan Metode Penelitian Skripsi agar Cepat Selesai dan Tepat Sasaran

AKURAT.CO Menentukan metode penelitian skripsi adalah salah satu langkah paling krusial bagi mahasiswa yang sedang menyusun karya ilmiah.
Keberhasilan sebuah skripsi tidak hanya ditentukan oleh topiknya yang menarik, tetapi juga oleh ketepatan metode penelitian yang digunakan.
Metode yang tepat akan menghasilkan data yang akurat, analisis yang tajam, serta kesimpulan yang relevan dengan tujuan penelitian.
Sayangnya, masih banyak mahasiswa yang bingung menentukan metode penelitian yang benar dan sesuai dengan fokus studinya.
Menurut laman Editage, pemilihan metodologi yang tepat bisa menentukan keberhasilan sekaligus kualitas keseluruhan laporan penelitian.
Dalam konteks akademik, metode penelitian bukan sekadar prosedur teknis, melainkan strategi ilmiah untuk menemukan kebenaran berdasarkan bukti empiris yang bisa diuji.
Mahasiswa perlu memahami tujuan penelitian, jenis data yang dikumpulkan, serta pendekatan yang paling sesuai dengan masalah yang dikaji.
Jika penelitian berfokus pada data numerik dan hubungan antar variabel, metode kuantitatif lebih tepat digunakan.
Namun jika penelitian ingin menggali makna, persepsi, atau pengalaman subjektif, maka pendekatan kualitatifmenjadi pilihan ideal.
Baca Juga: Survei Poltracking: Prabowo Masih Jadi Tokoh Paling Kuat Menuju Pilpres 2029
Lalu, bagaimana cara menentukan metode penelitian yang tepat untuk skripsi? Berikut 7 langkah sistematis yang bisa kamu ikuti:
1. Pahami Jenis Pendekatan Penelitian
Langkah pertama adalah mengenali jenis pendekatan yang akan digunakan: kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods.
-
Kuantitatif: digunakan untuk menguji hipotesis dengan data numerik dan analisis statistik.
-
Kualitatif: menekankan pada interpretasi makna, pengalaman, dan fenomena sosial.
-
Mixed methods: menggabungkan keduanya agar hasil penelitian lebih komprehensif dan mendalam.
2. Sesuaikan dengan Tujuan dan Rumusan Masalah
Metode penelitian harus selaras dengan tujuan dan rumusan masalah.
Jika penelitian ingin menguji hubungan sebab-akibat antar variabel, metode kuantitatif seperti survei atau eksperimen bisa digunakan.
Namun, jika fokusnya pada pemahaman pengalaman atau persepsi, maka metode wawancara mendalam atau observasi lebih relevan.
Pemilihan metode yang salah dapat membuat hasil penelitian tidak valid dan sulit dipertanggungjawabkan secara akademik.
3. Tentukan Populasi, Sampel, dan Konteks Penelitian
Setelah memilih pendekatan, tentukan siapa yang akan diteliti dan di mana penelitian dilakukan.
Pilih teknik sampling yang tepat—seperti random sampling, purposive sampling, atau snowball sampling—agar data yang dikumpulkan representatif dan kredibel.
4. Atur Waktu dan Durasi Penelitian
Perencanaan waktu sering dianggap sepele, padahal sangat penting.
Tentukan kapan penelitian dimulai, berapa lama pengumpulan data, serta jadwal analisisnya.
Perencanaan waktu yang matang membantu mencegah penundaan dan menjaga agar skripsi selesai tepat waktu.
5. Pilih Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian
Pilih teknik pengumpulan data yang paling sesuai dengan metode penelitianmu.
Baca Juga: Deretan Menteri Berprestasi di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Purbaya Masuk Tiga Besar
-
Untuk kuantitatif: gunakan kuesioner, survei, atau eksperimen.
-
Untuk kualitatif: gunakan wawancara mendalam, observasi, atau dokumentasi.
Pastikan instrumen penelitian valid dan reliabel, agar hasil penelitian bisa dipercaya.
6. Tentukan Teknik Analisis Data dan Alat Bantu
Tahapan analisis data adalah inti dari penelitian.
-
Penelitian kuantitatif biasanya menggunakan analisis statistik seperti regresi, korelasi, atau ANOVA, dengan bantuan software seperti SPSS, R, atau Excel.
-
Sementara kualitatif menganalisis data dengan coding tematik menggunakan NVivo atau Atlas.ti.
Pilih teknik analisis sesuai jenis data dan tujuan penelitian agar hasilnya akurat dan tajam.
7. Uji Validitas, Reliabilitas, dan Etika Penelitian
Langkah terakhir adalah memastikan penelitianmu valid, reliabel, dan etis.
Lakukan uji coba instrumen (pilot test) sebelum penelitian utama, untuk memastikan alat ukur berfungsi baik.
Selain itu, patuhi etika penelitian dengan menjaga kerahasiaan responden dan kejujuran akademik.
Dengan mengikuti tujuh langkah ini, mahasiswa dapat menentukan metode penelitian skripsi secara sistematis, logis, dan sesuai kaidah ilmiah.
Pemilihan metode yang tepat bukan hanya mempermudah proses penelitian, tetapi juga meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan keabsahan hasil skripsi.
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










