Contoh Soal TWK CPNS 2025 Lengkap dengan Kunci Jawabannya!

AKURAT.CO Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi salah satu komponen krusial yang wajib dilalui oleh para peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025.
TWK memiliki peran penting karena menjadi bagian dari penilaian utama yang menentukan apakah pelamar bisa melangkah ke tahapan rekrutmen berikutnya.
Baca Juga: Persiapan SKD CPNS: 30 Soal TWK Lengkap Kunci Jawaban untuk Lulus dengan Nilai Tinggi
Dalam struktur Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), TWK berdampingan dengan dua tes lainnya, yaitu Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), yang secara keseluruhan dirancang untuk mengukur berbagai aspek kompetensi dasar pelamar.
Pelaksanaan TWK bertujuan untuk menilai sejauh mana pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan seperti nasionalisme, integritas, semangat bela negara, pemahaman terhadap pilar-pilar konstitusi, serta penguasaan bahasa resmi negara.
Mengutip dari berbagai sumber, Selasa (30/9/2025), berikut ini disajikan beberapa contoh soal TWK yang bisa digunakan sebagai bahan latihan dalam menghadapi SKD CPNS 2025.
Contoh Soal TWK CPNS 2025
1. Dalam era modern saat ini, apa hambatan utama yang dihadapi generasi muda dalam mewujudkan nasionalisme seperti pada zaman Sumpah Pemuda dahulu?
A. Teknologi yang berkembang pesat membuat generasi muda lebih individualis dan kurang peduli pada isu-isu nasional.
B. Perpecahan sentris antar daerah yang menyebabkan sulitnya membangun rasa persatuan dan kesatuan.
C. Kurangnya kesadaran akan nilai-nilai nasionalisme di kalangan generasi muda karena pengaruh budaya asing.
D. Dominasi konten hiburan di media sosial yang mengalihkan perhatian dari isu-isu kebangsaan.
E. Kurangnya pendidikan tentang sejarah dan nilai-nilai kebangsaan di kurikulum sekolah.
Jawaban: C
Pembahasan: Kesadaran akan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sangat penting dalam membangun nasionalisme. Namun, generasi muda saat ini menghadapi berbagai hambatan dalam mencapai tingkat nasionalisme seperti yang ditunjukkan pada zaman Sumpah Pemuda. Salah satu hambatan utama adalah kurangnya kesadaran akan nilai-nilai nasionalisme di kalangan generasi muda karena pengaruh budaya asing (opsi C). Pengaruh globalisasi dan akses mudah ke budaya asing melalui internet dan media sosial dapat mengurangi apresiasi terhadap nilai-nilai nasionalisme dan identitas kebangsaan. Opsi A, yang menyatakan bahwa teknologi yang berkembang pesat membuat generasi muda lebih individualis, tidak sepenuhnya benar karena teknologi juga bisa digunakan untuk menyebarkan nilai-nilai nasionalisme. Opsi B, tentang perpecahan sentris antar daerah, meskipun relevan, bukan hambatan utama dalam konteks nasionalisme generasi muda secara umum. Opsi D, dominasi konten hiburan di media sosial, adalah faktor yang signifikan tetapi lebih merupakan gejala daripada penyebab utama kurangnya nasionaliste. Opsi E, kurangnya pendidikan tentang sejarah dan nilai-nilai kebangsaan adalah hambatan penting namun kurang spesifik dibandikan dengan pengaruh budaya asing.
2. Siti adalah mahasiswa di suatu komunitas budaya. Saat sedang rapat, terjadi pertengkaran karena perbedaan kebudayaan dan pandangan. Sikap Siti yang paling tepat yang mencerminkan nasionalisme adalah...
A. Membiarkan saja karena tidak ingin terlibat dalam konflik.
B. Menegur agar panitia melaksanakan rapat dengan santai untuk meredakan ketegangan.
C. Tetap berada di sana dan mendengarkan semua pandangan dengan penuh empati.
D. Tetap memberikan pendapatnya secara konstruktif meskipun ada pertengkaran.
E. Memberikan ulasan positif dan negatif secara objektif meski sedang terjadi pertengkaran.
Jawaban: D
Pembahasan: Dalam situasi di mana terjadi pertengkaran karena perbedaan kebudayaan dan pandangan, sikap yang mencerminkan nasionalisme adalah tetap memberikan pendapatnya secara konstruktif meskipun ada pertengkaran (opsi D). Sikap ini menunjukkan keberanian dan komitmen untuk berkontribusi dalam mencari solusi yang adil dan bermanfaat bagi semua pihak, sambil tetap menghargai keberagaman pandangan. Nasionalisme dalam konteks ini mencakup semangat untuk mempersatukan berbagai elemen masyarakat dan mendorong dialog yang produktif untuk mencapai kesepahaman. Opsi A, yang menyarankan untuk membiarkan saja karena tidak ingin terlibat dalam konflik, tidak mencerminkan nasionalisme karena menghindari tanggung jawab untuk mencari solusi. Opsi B, yang menegur agar panitia melaksanakan rapat dengan santai, meskipun bertujuan meredakan ketegangan, tidak secara langsung menyelesaikan masalah atau mendorong dialog yang konstruktif. Opsi C, yang tetap berada di sana dan mendengarkan dengan empati, adalah sikap positif namun kurang proaktif dalam mencari solusi. Opsi E, yang memberikan ulasan positif dan negatif secara objektif, menunjukkan sikap analitis namun tidak memberikan kontribusi langsung untuk menyelesaikan konflik atau mendorong dialog yang produktif.
3. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu nilai yang penting adalah persatuan. Dalam situasi saat terjadi konflik antar kelompok masyarakat, tindakan apa yang paling tepat dilakukan untuk menjaga persatuan?
A. Mengadakan pertemuan bersama untuk membahas dan menyelesaikan perbedaan.
B. Menghindari kelompok yang berkonflik untuk menjaga ketenangan.
C. Menyampaikan aspirasi melalui media sosial dengan harapan didengar oleh pihak terkait.
D. Mengajak tokoh masyarakat untuk menjadi penengah dari permasalahan.
E. Menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terlibat dalam konflik.
Jawaban: A
Pembahasan: Dalam situasi konflik antar kelompok masyarakat, menjaga persatuan adalah prioritas utama. Tindakan yang paling tepat untuk menjaga persatuan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila adalah mengadakan pertemuan bersama untuk membahas dan menyelesaikan perbedaan (Pilihan A). Pertemuan bersama memungkinkan semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk berpartisipasi langsung dalam dialog terbuka dan transparan. Ini mencerminkan prinsip musyawarah untuk mufakat, di mana setiap individu memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan mendiskusikan solusi yang dapat diterima bersama. Langkah ini tidak hanya menyelesaikan konflik secara efektif tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di antara masyarakat.
Pilihan B, menghindari kelompok yang berkonflik untuk menjaga ketenangan, mungkin bisa menjaga ketenangan sementara, tetapi tidak menyelesaikan masalah inti dan konflik dan tidak ndn4:33 21:43satuan jangka panjang. Pilihan C, menyampaikan aspirasi melalui media sosial, dapat membantu menyebarkan informasi tetapi kurang efektif dalam menyelesaikan konflik.
4. Teks pembukaan UUD 1945 terdiri atas empat alinea yang memiliki makna tersendiri. Salah satu makna yang terkandung dalam alinea kedua adalah...
A. Keteguhan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan melawan penjajah dalam segala bentuk
B. Keinginan yang didambakan oleh segenap bangsa Indonesia terhadap suatu kehidupan yang berkesinambungan antara kehidupan material dan spritual, dan kehidupan di dunia dan akhirat
C. Cita-cita besar bangsa Indonesia yaitu untuk menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur
D. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
E. Tujuan negara Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan social
Jawaban: A
Pembahasan: Makna Pembukaan UUD alinea 2, yaitu:
1) Kemerdekaan bangsa Indonesia dicapai melalui perjuangan melawan penjajah dan bukanlah hadiah dari bangsa lain.
2) Adanya momentum yang harus dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya.
3) Bagi bangsa Indonesia, kemerdekaan bukan akhir perjuangan. Kemerdekaan harus diisi dengan berbagai hal yang bertujuan untuk mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
5. Sila ketiga Pancasila berbunyi "Persatuan Indonesia". Prinsip ini menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Pernyataan berikut ini yang paling mencerminkan penerapan sila tersebut adalah...
A. Mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi demi kesejahteraan nasional.
B. Membangun kerjasama antar daerah untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.
C. Menghormati perbedaan budaya dan adat istiadat yang ada di setiap daerah.
D. Melakukan gotong royong dalam setiap kegiatan masyarakat.
E. Mengadakan kegiatan nasional yang melibatkan semua suku dan golongan
Jawaban: A
Pembahasan: Sila ketiga Pancasila, "Persatuan Indonesia", menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman yang ada di Indonesia. Dalam konteks ini, penerapan sila ketiga dapat dilihat melalui berbagai tindakan yang memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antarwarga negara. Mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi demi kesejahteraan nasional adalah pernyataan yang paling mencerminkan penerapan sila ketiga Pancasila. Mengutamakan kepentingan bersama berarti bahwa setiap individu dan kelompok dalam masyarakat bersedia mengorbankan kepentingan pribadi demi kebaikan bersama dan kesejahteraan seluruh bangsa. Tindakan ini secara langsung mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang menjadı ıntı darı sıla ketiga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









