Akurat

Tumbuhan Biji Tertutup: Proses Pembuahan, Ciri, dan Jenis

Eko Krisyanto | 29 September 2025, 10:22 WIB
Tumbuhan Biji Tertutup: Proses Pembuahan, Ciri, dan Jenis

AKURAT.CO Tanpa kita sadari, tumbuhan biji tertutup atau angiospermae merupakan jenis tumbuhan yang sering kita jumpai. Contoh dari tumbuhan berbiji tertutup adalah mawar, melati, kentang, hingga jagung.

Dinamakan biji tertutup karena bakal biji dari tumbuhan tersebut tertutup dan berada di dalam bakal buah (ovarium) atau daun buah, sehingga bakal biji tidak dapat terlihat dari luar.

Berbeda dengan tumbuhan biji terbuka yang bakal bijinya dapat terlihat dari luar.

Baca Juga: Menarik! Inilah 6 Fakta Bunga Mawar Yang Merupakan Simbol Cinta

Ciri-Ciri Tumbuhan Biji Tertutup

Tumbuhan biji tertutup terbagi menjadi dua jenis kelas berdasarkan keping bijinya (kotiledon). Tumbuhan dengan satu keping biji disebut sebagai tumbuhan monokotil (liliopsida), sementara tumbuhan dengan dua keping biji disebut sebagai tumbuhan dikotil (magnoliopsida).

Kedua jenis keping biji, baik monokotil maupun dikotil, memiliki ciri, famili, serta sifat yang berbeda-beda. Berikut ini merupakan penjabaran lebih detail terkait kedua jenis keping biji

Ciri Tumbuhan Monokotil

Monokotil merupakan tumbuhan dengan keping biji satu dengan ciri-ciri akar serabut, batang tidak berkambium, bertulang daun melengkung atau sejajar, serta mahkota bunga lebih dari 3.

Famili dari tumbuhan monokotil terdiri dari:

  • Famili orchidaceae (suku anggrek-anggrekan), seperti anggrek bulan dan anggrek macan.
  • Famili graminae (suku rumput-rumputan), seperti padi, jagung, bambu, rumput, tebu, dan gandum.
  • Famili palmae (suku pinang-pinangan), seperti kelapa, rotan, kelapa sawit, aren, dan salak.
  • Famili liliaceae (suku lili-lilian), seperti tulip, katakuri, dan fritillaria.
  • Famili zingiberaceae (suku jahe-jahean), seperti kunyit, jahe, dan lengkuas.
  • Famili musaceae (suku pisang-pisangan), seperti pisang ambon, pisang kipas, dan pisang hias.

Ciri Tumbuhan Dikotil

Dikotil merupakan tumbuhan dengan keping biji dua dengan ciri-ciri memiliki akar tunggang, batangnya berkambium, bertulang daun menyirip atau menjari, serta mahkota bunganya memiliki jumlah kelipatan 2,4, atau 5.

Beberapa famili dari tumbuhan dikotil terdiri dari:

  • Famili Leguminosae (suku polong-polongan), seperti putri malu, petai, dan flamboyan.
  • Famili Rutaceae (suku jeruk-jerukan), seperti jeruk manis dan jeruk bali.
  • Famili Papilionaceae (suku kacang-kacangan), seperti kacang tanah dan kacang hijau.
  • Famili Solanaceae (suku terong-terongan), seperti terong, tomat, dan kecubung.
  • Famili Malvaceae (suku kapas-kapasan), seperti kembang sepatu.
  • Famili Mirtaceae (suku jambu-jambuan), seperti cengkih, jambu biji, dan jambu air.
  • Famili Euphorbiaceae (suku getah-getahan), seperti ubi kayu dan nangka.

Baca Juga: Penanaman Bibit Nangka Madu di Bulukumba, Pj Gubernur Bahtiar: Jangan Biarkan Lahan Kosong

Proses Pembuahan Biji Tertutup

Alat reproduksi dalam tumbuhan biji tertutup (angiospermae) terdapat di bunga, lebih tepatnya pada putik sebagai organ betina dan benang sari sebagai organ jantan.

Proses awal pembuahan disebut sebagai penyerbukan, yaitu ketika serbuk sari dalam benang sari masuk ke dalam pangkal putik yang berada di dalam bunga. Setelah itu, akan terjadi fertilisasi berupa penyatuan inti sel telur dengan inti sel sperma di dalam ovarium.

Nantinya, ovarium akan terus berkembang hingga menjadi buah yang akan melindungi biji dan membantu proses penyebaran biji. Nantinya, biji yang telah matang akan tersebar ke lingkungan lainnya untuk memungkinkan munculnya tanaman baru di lokasi lain.

Dewi Triana Rahmawati (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R