Apa Itu Subject Verb Agreement? Pahami Kesesuaian Subjek dan Kata Kerja dalam Bahasa Inggris

AKURAT.CO Saat belajar Bahasa Inggris ada banyak aturan yang perlu dipahami, salah satunya adalah tentang subjek dan kata kerja dalam sebuah kalimat.
Salah satu konsep yang sering membingungkan, dalam Bahasa Inggris, adalah bagaimana kata kerja dapat berubah tergantung pada subjek yang digunakan. Hal ini sangat penting karena kesalahan dalam penggunaan kata kerja dapat membuat kalimat menjadi tidak gramatis.
Fenomena ini dikenal dengan istilah subject-verb agreement, yaitu aturan yang mengharuskan kata kerja disesuaikan dengan subjek dalam kalimat, baik itu dalam bentuk tunggal maupun jamak. Dengan memahami aturan ini, kita dapat menghindari kesalahan umum dalam menyusun kalimat.
Untuk itu, mari kita pelajari lebih lanjut mengenai subject-verb agreement, bagaimana cara kerjanya dan mengapa hal ini penting dalam membentuk kalimat yang benar dalam Bahasa Inggris.
Apa Itu Subject Verb Agreement?
Subject-verb agreement atau kesesuaian antara subjek dan kata kerja adalah aturan penting dalam tata Bahasa Inggris. Aturan ini menjelaskan bahwa dalam sebuah kalimat, subjek dan kata kerja harus sesuai dalam jumlah dan bentuknya. Jika subjek dalam kalimat tersebut adalah satu (tunggal), maka kata kerjanya juga harus dalam bentuk tunggal.
Begitu pula sebaliknya, jika subjeknya berjumlah lebih dari satu (jamak), maka kata kerjanya harus dalam bentuk jamak pula. Aturan ini sangat penting agar kalimat yang kita tulis atau ucapkan bisa dimengerti dengan jelas dan benar.
Baca Juga: Contoh Soal TKA Bahasa Inggris Jenjang SMA/SMK Tahun 2025, Ada Kunci Jawabannya!
Aturan Dasar Subject Verb Agreement
Ada beberapa aturan dasar yang harus kita perhatikan untuk menggunakan subject-verb agreement dengan benar. Berikut adalah aturan-aturan tersebut:
1. Subjek Tunggal dan Kata Kerja Tunggal
Jika subjek dalam kalimat berupa kata benda tunggal (seperti the cat, he, she, it), maka kata kerja yang mengikuti harus berbentuk tunggal.
Untuk present tense, kata kerja bentuk tunggal harus diberi akhiran -s atau -es.
Contoh:
• The cat “runs” fast. (Kucing itu berlari cepat.)
• He “studies” every evening. (Dia belajar setiap malam.)
• She “likes” coffee. (Dia suka kopi.)
2. Subjek Jamak dan Kata Kerja Jamak
Jika subjeknya berupa kata benda jamak, maka kata kerja yang digunakan harus berbentuk jamak. Kata kerja bentuk jamak tidak memiliki akhiran -s atau -es.
Contoh:
• The cats “run” Fast. (Kucing-kucing itu berlari cepat.)
• They “study” every evening. (Mereka belajar setiap malam.)
• We "like” coffee. (Kami suka kopi.)
3. Kata Ganti Orang (Pronouns)
Kata ganti orang tunggal seperti he, she, dan it dianggap sebagai subjek tunggal. Karena itu, kata kerja yang mengikutinya pada present tense harus diberi akhiran -s atau -es.
Contoh:
• He likes coffee. (Dia suka kopi.)
• She studies every evening. (Dia belajar setiap malam.)
• It runs fast. (Itu berlari cepat.)
Baca Juga: 5 Aplikasi Belajar Bahasa Inggris yang Wajib Dicoba!
4. Subjek yang Menggunakan "Or" atau "Nor"
Jika dua subjek dihubungkan dengan kata penghubung seperti "or" atau "nor," maka kata kerja mengikuti subjek terakhir yang disebutkan.
Contoh:
• Either John or Sarah “is” going to the party. (Entah John atau Sarah yang akan pergi ke pesta.)
• Neither the teacher nor the students “are” attending the meeting. (Baik guru maupun siswa tidak menghadiri pertemuan tersebut.)
5. Subjek Kolektif
Kata benda kolektif seperti team, family, group, dan class bisa memengaruhi penggunaan kata kerja. Jika dilihat sebagai satu kesatuan, kata kerja yang digunakan bersifat tunggal, tetapi jika dilihat sebagai individu-individu terpisah, kata kerja yang digunakan menjadi jamak.
Contoh:
• The team “is” playing well. (Tim itu bermain dengan baik.)
• The team “are” arguing with each other. (Anggota tim itu sedang berdebat satu sama lain.)
6. Subjek dengan Kata Ganti "Each" dan "Every"
Kata ganti each dan every meskipun merujuk pada lebih dari satu orang atau benda, tetap dianggap sebagai subjek tunggal. Oleh karena itu, kata kerja yang digunakan harus berbentuk tunggal.
Contoh:
• Each of the students “has” a book. (Setiap siswa memiliki buku.)
• Every student “has” a book. (Setiap siswa memiliki buku.)
Kesalahan Umum dalam Subject-Verb Agreement
Meskipun aturan ini sederhana, banyak pembelajar bahasa Inggris yang masih melakukan kesalahan dalam subject-verb agreement. Berikut beberapa contoh kesalahan umum:
1. Kesalahan dalam Menyusun Subjek dan Kata Kerja
• Salah: The teacher teach the students. (Guru mengajar siswa.)
• Benar: The teacher teaches the students. (Guru mengajar siswa.)
2. Kesalahan dengan Subjek Kolektif
• Salah: The team are practicing for the game. (Tim sedang berlatih untuk pertandingan.)
• Benar: The team is practicing for the game. (Tim sedang berlatih untuk pertandingan.)
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Halaman 53 Kurikulum Merdeka: Materi Tentang Orangutan!
Mengapa Subject-Verb Agreement Itu Penting?
Dalam Bahasa Inggris, penggunaan subject-verb agreement yang tepat sangat penting untuk subject-verb agreement atau kesesuaian antara subjek dan kata kerja adalah aturan dasar dalam tata Bahasa Inggris yang harus dipahami dengan baik. Aturan ini mengharuskan kata kerja dalam sebuah kalimat disesuaikan dengan subjeknya, apakah subjek tersebut tunggal atau jamak.
Memahami dan menerapkan aturan ini dengan tepat akan membantu Anda menghindari kesalahan dalam menyusun kalimat, serta membuat komunikasi baik lisan maupun tulisan lebih jelas dan mudah dipahami. Jangan ragu untuk berlatih secara rutin agar Anda semakin mahir dalam menggunakan subject-verb agreement dengan benar.
Memastikan bahwa kalimat yang Anda buat tidak hanya gramatis tetapi juga mudah dipahami. Sebagai contoh, jika Anda mengatakan "She go to school," kalimat tersebut salah karena subjek "she" adalah tunggal, namun kata kerja yang digunakan adalah bentuk jamak ("go"). Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mempelajari aturan ini agar bisa berkomunikasi dengan lebih jelas dan efektif.
Tips Praktis Menguasai Subject-Verb Agreement
1. Identifikasi Subjek dengan Tepat
Selalu identifikasi subjek sebenarnya dalam kalimat. Jangan terpengaruh oleh kata-kata lain yang mungkin muncul di antara subjek dan kata kerja.
2. Perhatikan Kata Penanda Jumlah
Kata-kata seperti "each", "every", "neither", "either" biasanya menunjukkan subjek tunggal, sementara "both", "several", "many" menunjukkan subjek jamak.
3. Latihan secara Konsisten
Seperti keterampilan bahasa lainnya, penguasaan Subject-Verb Agreement memerlukan latihan yang konsisten. Mulai dengan kalimat sederhana, kemudian tingkatkan ke struktur yang lebih kompleks.
4. Baca dan Dengarkan Bahasa Inggris Aktif
Eksposur terhadap bahasa Inggris yang benar melalui buku, artikel, podcast, dan media lainnya akan membantu mengembangkan "ear" untuk agreement yang tepat.
Kesimpulan
Subject-verb agreement atau kesesuaian antara subjek dan kata kerja adalah aturan dasar dalam tata Bahasa Inggris yang harus dipahami dengan baik. Aturan ini mengharuskan kata kerja dalam sebuah kalimat disesuaikan dengan subjeknya apakah subjek tersebut tunggal atau jamak.
Memahami dan menerapkan aturan ini dengan tepat akan membantu Anda menghindari kesalahan dalam menyusun kalimat, serta membuat komunikasi baik lisan maupun tulisan lebih jelas dan mudah dipahami. Jangan ragu untuk berlatih secara rutin agar Anda semakin mahir dalam menggunakan subject-verb agreement dengan benar.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Halaman 24: Chapter 1 Exploring Fauna of Indonesia
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa itu Subject-Verb Agreement?
Subject-verb agreement adalah aturan dalam Bahasa Inggris yang menyatakan bahwa subjek dan kata kerja dalam kalimat harus sesuai dalam hal jumlah dan bentuknya. Jika subjek tunggal, kata kerja harus tunggal, dan jika subjek jamak, kata kerja juga harus jamak.
2. Mengapa penting untuk memahami Subject-Verb Agreement?
Memahami subject-verb agreement penting agar kalimat yang Anda buat menjadi benar secara gramatikal dan mudah dipahami. Kesalahan dalam penggunaan subjek dan kata kerja dapat membuat kalimat terdengar salah dan membingungkan.
3. Apa yang harus dilakukan jika saya tidak yakin tentang bentuk kata kerja yang digunakan?
Jika Anda tidak yakin, pastikan untuk memeriksa subjek kalimat terlebih dahulu dan tentukan apakah itu tunggal atau jamak. Selanjutnya, pilihlah kata kerja yang sesuai berdasarkan aturan yang ada.
4. Apakah kata kerja dalam kalimat selalu harus berakhiran -s?
Tidak selalu. Kata kerja tunggal biasanya tidak memiliki akhiran -s, sementara kata kerja jamak tidak menggunakan akhiran -s atau -es. Ini tergantung pada apakah subjeknya tunggal atau jamak.
5. Apa yang terjadi jika subjeknya kolektif, seperti "team" atau "group"?
Jika subjek kolektif dianggap sebagai satu kesatuan, kata kerja yang digunakan bersifat tunggal. Namun, jika dianggap sebagai individu-individu terpisah, kata kerja yang digunakan menjadi jamak.
Laporan: Nia Ayunia/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









