Apa Saja Contoh Nilai Persatuan dan Kesatuan di Lingkungan Sekolah

AKURAT.CO Sekolah berperan besar dalam menanam dan menimbulkan niali-nilai kebangsaan pada generasi muda.
Siswa tidak hanya belajar mengenai mata pelajaran tapi juga mengenai interaksi, toleransi, dan membangun kebersamaan.
Nilai utama yang harus ditanamkan sejak dini adalah kesatuan dan persatuan. Nilai ini bisa menjadi pondasi untuk menumbuhkan rasa saling menghargai.
Lebih dari itu, nilai kesatuan dan persatuan di sekolah juga membiasakan siswa untuk peduli terhadap sesama, disiplin dalam menjalankan aturan. Serta terbiasa bekerja sama dalam mewujudkan tujuan bersama.
Hal-hal kecil yang dilakukan di sekolah, seperti gotong royong, belajar kelompok, atau mendukung teman saat lomba, sejatinya adalah wujud nyata dari nilai persatuan yang kelak akan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Baca Juga: Ada Pesan Persatuan dan Tiga Alasan Kuat Prabowo Angkat Djamari Chaniago Jadi Menko Polkam
Di lingkungan sekolah, kesatuan dan persatuan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Berikut beberapa contohnya:
1. Gotong Royong Menjaga Kebersihan
Siswa, guru, dan staf sekolah yang bersama-sama membersihkan kelas, halaman, maupun fasilitas umum menunjukkan semangat kebersamaan. Kegiatan ini mengajarkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan individu.
2. Menghargai Perbedaan
Di sekolah terdapat siswa dengan latar belakang suku, agama, budaya, maupun bahasa yang berbeda. Dengan saling menghormati perbedaan itu, persatuan akan terjaga. Misalnya, tidak membeda-bedakan teman dan tetap menjalin pertemanan tanpa memandang asal-usul.
3. Kerja Sama dalam Kegiatan Sekolah
Nilai persatuan juga tampak saat siswa bekerja sama dalam kegiatan seperti pramuka, olahraga, pentas seni, atau lomba antar kelas. Semangat solidaritas dan saling mendukung menjadi kunci keberhasilan bersama.
Baca Juga: BWI Ingatkan Bahaya Disinformasi Influencer terhadap Persatuan Bangsa
4. Musyawarah untuk Menyelesaikan Masalah
Jika terjadi perbedaan pendapat, siswa bisa bermusyawarah untuk mencari jalan keluar terbaik. Cara ini mencerminkan sikap demokratis sekaligus menjaga keharmonisan hubungan antarteman.
5. Menolong Teman yang Membutuhkan
Rasa persatuan juga tercermin saat siswa rela membantu teman yang kesulitan, baik dalam belajar maupun dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Sikap saling peduli akan mempererat ikatan kebersamaan.
6. Mengikuti Upacara Bendera dengan Tertib
Upacara bendera setiap hari Senin atau saat peringatan hari besar nasional menjadi simbol nyata persatuan. Seluruh siswa dan guru berdiri bersama menghormati Bendera Merah Putih, menunjukkan cinta tanah air, serta kesadaran sebagai satu bangsa.
Baca Juga: Rumah Besar PWI Harus Dirawat Bersama, Persatuan Lebih Mulia dari Ambisi
7. Belajar Kelompok secara Kompak
Siswa yang belajar kelompok dengan saling berbagi ilmu, berdiskusi, dan membantu teman yang kesulitan memperlihatkan nilai kebersamaan. Belajar jadi lebih menyenangkan ketika dilakukan bersama-sama.
8. Mendukung Teman Saat Lomba
Ketika ada teman yang mengikuti lomba, siswa lain memberi dukungan tanpa iri hati. Semangat yang diberikan mencerminkan solidaritas serta rasa memiliki satu sama lain.
9. Menjaga Fasilitas Sekolah Bersama
Tidak merusak meja, kursi, atau dinding kelas, serta menggunakan fasilitas sekolah dengan bijak adalah wujud tanggung jawab bersama. Dengan begitu, semua warga sekolah dapat merasakan manfaatnya secara adil.
10. Ikut Serta dalam Kegiatan Sosial Sekolah
Kegiatan bakti sosial, penggalangan dana, atau donor darah yang diikuti siswa dan guru menjadi contoh nyata persatuan. Melalui kegiatan ini, warga sekolah diajarkan untuk peduli terhadap sesama.
Baca Juga: Tolak Segala Bentuk Anarkisme dalam Aksi Demo, Mathla'ul Anwar: Jaga Persatuan Bangsa
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









