Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Inilah Kunci Jawaban PMM Lengkap

AKURAT.CO Simak penjelasan lengkap kunci jawaban PMM mengenai "Bagaimana kesadaran guru ketika berefleksi?".
Kesadaran guru ketika berefleksi adalah kemampuan seorang pendidik untuk mengidentifikasi tantangan dalam pengajaran dan memahami penyebabnya.
Proses refleksi ini merupakan elemen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Pentingnya Refleksi bagi Guru
Refleksi diri adalah salah satu cara bagi guru untuk meningkatkan peran dan tanggung jawab profesional mereka.
Melalui refleksi, guru dapat mengevaluasi metode pengajaran, mengidentifikasi keberhasilan, dan memahami aspek yang perlu ditingkatkan.
Proses ini membantu guru mengenali kelebihan dan kekurangan diri, menemukan pelajaran berharga, dan menjadi lebih bijak dalam menghadapi dinamika kelas.
Selain itu, refleksi juga dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah, serta mengembangkan pemikiran kritis.
Refleksi yang sadar membantu dalam peningkatan profesionalisme guru.
Dengan merefleksikan pengalaman mengajar, guru dapat membuat perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Hal ini juga membantu guru untuk menghadapi permasalahan yang ditemui di kelas dan memaksimalkan potensi peserta didik.
Refleksi diri memungkinkan guru untuk memahami siapa diri mereka, nilai hidup, dan alasan di balik tindakan yang telah dilakukan.
Kategori Kesadaran Guru dalam Refleksi
Dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM), kesadaran guru ketika berefleksi dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori utama.
1. Sadar Tantangan dan Penyebabnya Berada di Luar Kendali Diri
Pada kategori ini, guru menyadari bahwa tantangan yang dihadapi berasal dari faktor eksternal yang di luar kendali pribadi.
Contoh: Hambatan teknologi akibat kurangnya fasilitas yang memadai di sekolah.
Tanggapan Kepala Sekolah: "Guru telah menunjukkan pemahaman yang baik terhadap tantangan eksternal dan berupaya memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal".
Guru juga dapat menyadari faktor eksternal seperti sarana prasarana, anggaran, atau koneksi internet.
2. Sadar Tantangan dan Penyebabnya Berada di Dalam Kendali Diri
Di sini, guru memahami bahwa kekurangan atau tantangan berasal dari diri sendiri, yang berada dalam kendali pribadi.
Contoh: Kurangnya penguasaan metode pembelajaran aktif atau keterampilan mengajar yang belum memadai. Guru menyadari dinamika kelas yang dibangun belum sesuai dengan kebutuhan belajar murid dan perlu mempelajari dinamika tersebut.
Tanggapan Kepala Sekolah: "Kesadaran guru akan keterbatasan keterampilan pengajaran menunjukkan keinginan untuk belajar. Guru telah mengambil langkah proaktif dengan mengikuti pelatihan tambahan".
3. Sadar Tantangan dan Penyebabnya Berada di Luar dan di Dalam Kendali Diri
Guru dalam kategori ini mampu mengenali tantangan yang timbul dari gabungan faktor internal dan eksternal.
Contoh: Kurangnya keterampilan teknologi yang dimiliki guru ditambah dengan minimnya infrastruktur digital di sekolah.
Tanggapan Kepala Sekolah: "Guru menunjukkan pemahaman komprehensif terhadap tantangan tersebut dan telah merancang strategi untuk mengatasinya secara sistematis".
Proses Refleksi Guru di PMM
Refleksi di PMM (Platform Merdeka Mengajar) melibatkan asesmen diri untuk merefleksikan dan mengukur kompetensi pendidik sebagai dasar perencanaan pengembangan diri.
Refleksi kompetensi ini tidak sama dengan Uji Kompetensi Guru (UKG) dan tidak berdampak langsung pada jenjang karier atau kenaikan pangkat.
Namun, guru akan mendapatkan rekomendasi belajar untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi.
Guru diharapkan untuk memilih jawaban yang sesuai dengan apa yang terjadi pada diri mereka saat mengisi refleksi kompetensi.
Refleksi kompetensi di PMM mengukur empat kompetensi guru: Pedagogik, Kepribadian, Sosial, dan Profesional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









