Akurat

Apa Itu Kalimat Opini? Yuk, Kenali Ciri dan Contohnya di Sini!

Ratu Tiara | 27 Juni 2025, 12:44 WIB
Apa Itu Kalimat Opini? Yuk, Kenali Ciri dan Contohnya di Sini!

AKURAT.CO Menurut para ahli bahasa, kalimat opini adalah pernyataan yang mencerminkan pandangan atau sikap seseorang terhadap suatu situasi atau peristiwa. 

Secara sederhana, kalimat opini merupakan ungkapan pemikiran atau pendapat pribadi seseorang mengenai suatu kejadian, baik yang sedang berlangsung maupun yang telah terjadi.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 200 Kurikulum Merdeka Tentang Identifikasi Fakta dan Opini

Kalimat opini termasuk ke dalam pernyataan subjektif yang belum tentu benar atau terbukti secara fakta. Karena setiap individu memiliki kebebasan dalam mengemukakan pendapat, penting bagi kita untuk meninjau kembali opini yang disampaikan agar bisa diuji dan dipertanggungjawabkan kebenarannya.

5 Ciri-Ciri Kalimat Opini

1. Mengandung Pendapat Seseorang

Jika kamu menjumpai sebuah kalimat yang menyampaikan pendapat, maka besar kemungkinan itu adalah kalimat opini. Dalam beberapa situasi, opini dari tokoh ternama bisa tampak seperti fakta, padahal tetap merupakan pendapat pribadi.

2. Bersifat Subjektif

Kalimat opini mencerminkan sudut pandang atau penilaian pribadi seseorang, sehingga bersifat subjektif. Artinya, isi dari kalimat tersebut belum tentu benar dan bisa berubah tergantung situasi atau kondisi.

3. Menggunakan Kata-kata yang Relatif

Opini sering ditandai dengan penggunaan kata atau frasa yang bersifat relatif yang berarti makna dalam kalimat tersebut bisa berbeda-beda tergantung siapa yang menyampaikan. Contohnya seperti: lebih, agak, paling, biasanya, sangat, mungkin, seharusnya, dan menurut.

4. Tidak Bisa Dibuktikan Kebenarannya

Informasi dalam kalimat opini biasanya tidak dapat dibuktikan secara langsung karena berasal dari hasil pemikiran atau pandangan individu, bukan dari data konkret.

5. Tidak Didukung Sumber yang Jelas

Kalimat opini juga ditandai dengan ketiadaan narasumber atau referensi yang kredibel. Sebaliknya, kalimat fakta disertai dengan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Baca Juga: Prabowo Sebut Ada Pemodal Besar yang Ingin Pengaruhi Opini Rakyat Lewat Media Massa

Jika sebuah informasi tidak menyertakan sumber tepercaya, maka kemungkinan besar itu adalah opini, bukan fakta.

Nadia Nur Anggraini (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R