AKURAT.CO Lagu "Rayuan Pulau Kelapa" merupakan salah satu karya legendaris Indonesia yang menggambarkan rasa cinta mendalam terhadap Tanah Air. Diciptakan oleh komponis besar Ismail Marzuki, lagu ini telah menjadi simbol kerinduan para perantau akan keindahan nusantara. Simak makna dan lirik lagu rayuan pulau kelapa ini!
Lagu ini diciptakan pada tahun 1944, di tengah masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Lagu ini menggambarkan kekayaan alam, kedamaian, serta keelokan Nusantara yang memikat hati.
Dilansir dari Jurnal Seni Nasional Cikini Volume 6 No.2, Desember 2020, Ezra Deardo Purba dari ISI Yogyakarta menjelaskan bahwa lagu “Rayuan Pulau Kelapa” ciptaan Ismail Marzuki memiliki kekuatan estetika yang tidak hanya berasal dari lirik nasionalisnya, tetapi juga dari unsur musikal yang mampu membangkitkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan melalui melodi dan struktur lagu yang indah.
Lagu ini kerap digunakan dalam konteks diplomasi budaya di luar negeri, dan hingga kini masih dinyanyikan dalam berbagai acara kenegaraan serta pembelajaran di sekolah-sekolah. Liriknya yang lembut, berpadu dengan melodi yang syahdu, membuat lagu ini menenangkan dan menyentuh emosi siapa pun yang mendengarnya.
Lirik Lagu Rayuan Pulau Kelapa:
Tanah Airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa
Tanah Airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
Reff:
Melambai lambai
Nyiur di pantai
Berbisik bisik
Raja Kelana
Memuja pulau
Nan indah permai
Tanah Airku
Indonesia
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









