Akurat

Kenapa atau Mengapa? Ini Perbedaan dan Waktu Penggunaan yang Tepat Menurut KBBI!

Kosim Rahman | 22 Mei 2025, 21:15 WIB
Kenapa atau Mengapa? Ini Perbedaan dan Waktu Penggunaan yang Tepat Menurut KBBI!

AKURAT.CO Kalau kamu masih bingung kapan harus pakai kata "kenapa" dan kapan pakai "mengapa", kamu nggak sendirian.

Dua kata ini memang sering bikin galau pengguna bahasa Indonesia, apalagi keduanya sama-sama ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi terbaru dari Badan Bahasa Kemendikbudristek.

Tapi tahukah kamu? Meski sering dianggap sama, ternyata ada perbedaan penting dalam makna dan penggunaannya, lho!

Kata 'Kenapa' dan 'Mengapa' Sama-Sama Masuk KBBI, Tapi...

Dalam KBBI VI Daring, kata mengapa diberi label sebagai kata baku. Sementara itu, kenapa diberi label pron. dan cak., yang artinya adalah pronomina (kata tanya) dan cakapan (ragam tidak baku).

Baca Juga: Inilah Penjelasan Arti, Antonim, dan Sinonim 'Menjadi' Menurut KBBI

Apa artinya?

Mengapa = kata baku - cocok untuk situasi formal

Kenapa = bentuk tidak baku - digunakan dalam percakapan santai atau informal

Kapan Harus Pakai Kata 'Mengapa'?

Sebagai kata baku, mengapa lebih cocok dipakai dalam konteks resmi dan profesional. Misalnya:

  • Saat menulis laporan atau artikel ilmiah

  • Saat berbicara di depan umum

  • Dalam surat menyurat resmi

  • Saat berdiskusi dengan atasan atau orang yang dihormati

Contoh penggunaan: 

Mengapa kebijakan itu belum diterapkan hingga sekarang?

Lalu, Kapan Boleh Pakai Kata 'Kenapa'?

Nah, kenapa justru lebih sering muncul dalam obrolan sehari-hari atau tulisan yang santai. Kata ini digunakan dalam situasi yang lebih akrab, seperti:

  • Chat dengan teman

  • Tulisan media sosial

  • Percakapan langsung

  • Surat pribadi

Contoh penggunaan: 

Kenapa kamu nggak bilang dari tadi?

Meski tidak baku, kata kenapa bukan berarti salah, ya. Justru kata ini menunjukkan kekayaan dan fleksibilitas bahasa Indonesia dalam konteks informal.

Baca Juga: Fotokopi atau Fotocopy yang Benar atau Baku? Inilah Penjelasan Akurat dan Lengkap Menurut KBBI

Bolehkan 'Kenapa' Dipakai dalam Teks Tulis?

Jawabannya: boleh, selama konteksnya bukan formal. Misalnya:

  • Artikel ringan

  • Cerita pendek

  • Dialog dalam novel

  • Surat pribadi

Namun, hindari menggunakan kenapa dalam dokumen resmi atau komunikasi bisnis, karena bisa dianggap kurang profesional.

Perbedaan utama antara kenapa dan mengapa terletak pada tingkat kebakuan dan konteks penggunaannya. Gunakan:

  • Mengapa untuk situasi formal dan tulisan resmi

  • Kenapa untuk situasi informal dan percakapan sehari-hari

Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa lebih percaya diri dalam memilih kata yang tepat sesuai konteks. Jadi, mulai sekarang nggak bingung lagi, ya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.