Akurat

Bagaimana Kehidupan Purba Sebelum Ada Oksigen di Bumi?

Eko Krisyanto | 25 Desember 2025, 17:17 WIB
Bagaimana Kehidupan Purba Sebelum Ada Oksigen di Bumi?

AKURAT.CO Jauh sebelum manusia, hewan, dan tumbuhan menghirup udara yang kaya oksigen, bumi telah lebih dulu dihuni oleh bentuk kehidupan paling awal.

Pada masa-masa awal pembentukannya, atmosfer bumi sangat berbeda dengan kondisi saat ini.

Oksigen bebas hampir tidak ditemukan, sementara gas seperti karbon dioksida, metana, dan nitrogen mendominasi udara. Meski tampak ekstrem, kondisi ini justru menjadi tempat lahirnya kehidupan purba.

Keberadaan makhluk hidup sebelum ada oksigen menunjukkan bahwa kehidupan mampu beradaptasi di lingkungan yang sangat keras.

Organisme purba berkembang dengan cara-cara unik yang tidak bergantung pada oksigen.

Penemuan jejak kehidupan kuno ini membantu para ilmuwan memahami asal-usul kehidupan serta proses panjang evolusi yang akhirnya membentuk Bumi seperti sekarang.

Kondisi Bumi Purba Tanpa Oksigen

Sekitar 4,5 miliar tahun lalu, bumi baru saja terbentuk dari debu dan gas kosmik. Aktivitas vulkanik yang sangat intens membuat atmosfer dipenuhi gas beracun dan panas ekstrem.

Pada periode ini, oksigen belum menjadi bagian penting dari atmosfer karena belum ada organisme yang mampu memproduksinya secara masif.

Lautan purba mulai terbentuk dan menjadi tempat yang relatif stabil bagi munculnya kehidupan. Lingkungan laut inilah yang kemudian menjadi rumah bagi mikroorganisme awal yang mampu bertahan tanpa oksigen bebas.

Organisme Purba Anaerobik

Makhluk hidup pertama di bumi adalah organisme mikroskopis bersifat anaerob, yaitu tidak membutuhkan oksigen untuk hidup.

Mereka memperoleh energi melalui proses kimia sederhana, seperti fermentasi dan reaksi kimia dengan senyawa sulfur atau besi.

Bakteri purba ini hidup di laut dalam, sedimen dan lingkungan ekstrem lainnya. Beberapa di antaranya bahkan masih memiliki "keturunan" yang hidup hingga sekarang di tempat-tempat seperti mata air panas dan dasar laut, membuktikan ketangguhan sistem kehidupan tanpa oksigen.

Sumber Energi Kehidupan Awal

Tanpa oksigen dan sinar matahari yang cukup, kehidupan purba memanfaatkan energi dari reaksi kimia di dalam bumi.

Proses yang dikenal sebagai kemosintesis memungkinkan organisme memperoleh energi dari senyawa seperti hidrogen sulfida dan mineral lain yang keluar dari celah-celah kerak bumi.

Aktivitas geologi, seperti tekanan dan panas dari batuan purba, juga berperan dalam menyediakan unsur-unsur kimia yang mendukung kehidupan mikroba.

Dengan cara ini, kehidupan dapat berkembang meskipun lingkungan sangat berbeda dari bumi modern.

Awal Munculnya Oksigen di Bumi

Perubahan besar terjadi ketika organisme fotosintetik mulai berkembang. Mikroorganisme ini mampu mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen sebagai hasil sampingan.

Pada awalnya, oksigen yang dihasilkan langsung bereaksi dengan unsur lain dan tidak bertahan lama di atmosfer.

Namun seiring waktu, produksi oksigen terus meningkat hingga akhirnya terjadi lonjakan besar yang dikenal sebagai peristiwa oksidasi global.

Peristiwa ini mengubah wajah bumi secara drastis dan membuka jalan bagi evolusi organisme yang membutuhkan oksigen.

Pentingnya Memahami Kehidupan Tanpa Oksigen

Mempelajari kehidupan purba sebelum ada oksigen membantu menjawab pertanyaan besar tentang asal-usul kehidupan di bumi.

Pengetahuan ini juga memberikan gambaran bahwa kehidupan bisa muncul dan bertahan dalam kondisi yang sangat berbeda dari lingkungan saat ini.

Selain itu, pemahaman ini penting dalam pencarian kehidupan di luar bumi. Planet atau bulan lain yang tidak memiliki oksigen tetap berpotensi mendukung kehidupan, asalkan tersedia sumber energi dan unsur kimia yang tepat.

Kehidupan purba sebelum ada oksigen membuktikan bahwa makhluk hidup memiliki kemampuan adaptasi luar biasa.

Melalui proses kimia sederhana dan lingkungan ekstrem, organisme awal berhasil bertahan dan berkembang.

Evolusi panjang inilah yang akhirnya mengubah atmosfer bumi dan memungkinkan munculnya kehidupan kompleks seperti yang kita kenal sekarang.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK