7 Faktor Utama Banjir Sering Terjadi di Kota-kota Besar

AKURAT.CO Banjir merupakan salah satu bencana alam yang umum terjadi ketika intensitas hujan sedang tinggi.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering melanda Indonesia per September 2025.
Data tersebut menunjukkan bahwa banjir telah terjadi sebanyak 1.256 kejadian atau setara 51% dari total bencana alam secara nasional per September 2025.
Banjir juga cenderung terjadi di kota-kota besar akibat kurangnya resapan air. Hal tersebut karena kota-kota besar lebih banyak dikelilingi oleh gedung-gedung tinggi dibandingkan dengan lahan kosong atau tanaman.
Dampak dari banjir juga perlu diperhatikan karena dapat membahayakan kesehatan warga, merusak fasilitas, bahkan menghambat aktivitas setiap orang.
Oleh karena itu, penanganan banjir perlu segera dilakukan dengan memahami faktor penyebab serta cara menanggulanginya.
Baca Juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sumut: 25 Tewas, Akses Utama Lumpuh Total
Faktor-Faktor Terjadi Banjir
Dilansir melalui laman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, banjir di kota-kota besar terjadi akibat faktor-faktor berikut.
- Hujan dengan intensitas tinggi selama berhari-hari.
- Bendungan serta saluran air yang rusak.
- Resapan air yang kurang baik akibat erosi tanah dan hanya menyisakan permukaan berbatu.
- Pembuangan sampah yang buruk dan penyumbatan saluran air akibat sampah-sampah tersebut, sehingga air meluap ke jalan.
- Daya serap air yang kurang akibat pembangunan kurang terencana pada lahan kosong.
- Tanah yang minim tanaman bahkan tertutup dengan semen, sehingga tanah tidak dapat menyerap air sama sekali, termasuk pembabatan hutan.
- Daerah yang memiliki daya serap air yang sangat kurang, sehingga cenderung mendapatkan banjir kiriman atau banjir bandang.
Baca Juga: Banjir Besar di Vietnam Tewaskan 55 Orang, Belasan Masih Hilang
Upaya Penanggulangan Banjir
Berdasarkan laman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten. Upaya-upaya penanggulangan banjir dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut.
- Membuat fasilitas atau lubang resapan air jika kondisi memungkinkan.
- Menanam lebih banyak pohon besar agar peresapan air hujan lebih maksimal.
- Mengembangkan sistem peringatan banjir untuk memberikan informasi lebih cepat kepada warga.
- Membersihkan serta memelihara saluran air secara rutin.
- Relokasi pemukiman warga ke wilayah aman dari banjir serta menghindari pembangunan di tepi sungai.
- Mengajak kerjasama masyarakat di luar wilayah banjir untuk menjaga resapan air.
Dengan memahami faktor penyebab banjir serta upaya penanggulangannya, bencana banjir di kota-kota besar dapat diminimalisir.
Baik pemerintah maupun masyarakat perlu bekerja sama karena memiliki peran penting masing-masing dalam menanggulangi banjir.
Mulai dari pembuatan regulasi hingga aksi kecil dari masyarakat, seperti tidak membuang sampah sembarangan kemudian melakukan gotong royong untuk membersihkan saluran air secara rutin agar banjir meminimalisir resiko banjir.
Dewi Triana Rahmawati (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








