Wajib Diisi! Ini Link Survei Nasional Supervisi Pengelolaan Kinerja GTK, Hanya Sampai 9 Juli 2025

AKURAT.CO Seluruh guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan, dan tim kinerja di seluruh Indonesia diwajibkan untuk mengisi survei nasional supervisi pengelolaan kinerja GTK.
Survei nasional supervisi pengelolaan kinerja GTK digelar sebagai upaya strategis dalam mengoptimalkan kualitas manajemen kinerja pegawai di sektor pendidikan.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari reformasi tata kelola ASN di dunia pendidikan, sekaligus langkah nyata implementasi Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 6 Tahun 2022 terutama Pasal 6 yang menegaskan tanggung jawab instansi pemerintah dalam memastikan pengelolaan kinerja pegawainya berjalan efektif.
Lantas, bagaimana cara mengisi survei nasional supervisi pengelolaan kinerja GTK? berikut ini informasinya lengkap dengan link dan batas waktu pengisian.
Bagi Anda yang ingin mengisi survei nasional supervisi pengelolaan kinerja maka bisa mengakses laman s.id/SurveyNasional.
Laman tersebut akan langsung menghubungan Anda ke registrasi akun supervisi pengelolaan kinerja.
Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah memilih periode program, menentukan kategori peserta, dan memasukkan NIK sesuai data peserta yang tersedia.
Selanjutnya, tekan tombol Enter atau klik tautan yang tersedia untuk mulai menelusuri data.
Perlu diingat, pengisian survei nasional supervisi pengelolaan kinerja GTK hanya dibuka hingga 9 Juli 2025.
Data yang terkumpul dari survei ini akan menjadi fondasi penting dalam merancang kebijakan strategis demi peningkatan mutu pengelolaan kinerja bagi para guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa









