Akurat

Cara Efektif Melatih Anak Berani Berbicara di Depan Umum Sejak Dini

Eko Krisyanto | 1 Februari 2026, 23:21 WIB
Cara Efektif Melatih Anak Berani Berbicara di Depan Umum Sejak Dini

AKURAT.CO Keberanian berbicara di depan umum atau public speaking merupakan keterampilan penting yang dapat dilatih sejak dini.

Kemampuan ini membantu anak tampil lebih percaya diri saat berbicara di depan teman, guru, maupun lingkungan sosial lainnya.

Melatih public speaking pada anak membutuhkan proses bertahap, latihan yang konsisten, serta dukungan dari orang tua dan guru.

Dengan pendekatan yang tepat, anak dapat belajar mengatasi rasa gugup, menyampaikan ide secara jelas, dan tampil percaya diri di hadapan banyak orang.

Lantas, bagaimana cara melatih anak agar berani berbicara di depan umum? Berikut penjelasannya.

Cara Agar Anak Berani Berbicara di Depan Umum

Melatih kemampuan berbicara anak sebaiknya dilakukan secara sabar, bertahap, dan menyenangkan. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan:

1. Kenali Minat dan Karakter Anak

Setiap anak memiliki minat dan gaya belajar yang berbeda. Menyesuaikan latihan public speaking dengan ketertarikan anak akan membuat proses belajar terasa lebih nyaman dan efektif.

Baca Juga: Bacaan Talqin untuk Orang yang Akan Meninggal, Lengkap dengan Tata Cara dan Artinya

2. Mulai dari Lingkungan Terdekat

Biarkan anak berlatih berbicara di depan keluarga atau teman dekat. Lingkungan yang aman dan familiar membantu anak membangun rasa percaya diri sebelum tampil di hadapan audiens yang lebih besar.

3. Kembangkan Kosakata dan Kemampuan Ekspresi

Ajak anak membaca buku, berdiskusi ringan, atau bermain peran. Kegiatan ini membantu anak memperkaya kosakata dan melatih kemampuan menyampaikan ide dengan jelas.

4. Libatkan dalam Kegiatan Praktis

Dorong anak mengikuti kegiatan seperti lomba pidato, bercerita, debat, atau ekstrakurikuler yang melibatkan public speaking. Pengalaman langsung sangat efektif dalam membangun keberanian.

5. Berikan Contoh yang Baik

Anak cenderung meniru perilaku orang dewasa. Tunjukkan cara berbicara yang percaya diri, sopan, dan jelas agar anak memiliki teladan positif.

6. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung

Berikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat tanpa takut disalahkan. Dengarkan dengan penuh perhatian dan hargai setiap usaha yang mereka lakukan.

7. Latih Bahasa Tubuh dan Gestur

Ajarkan anak berdiri tegak, menjaga kontak mata, serta menggunakan gestur yang sesuai. Latihan di depan cermin dapat membantu anak tampil lebih percaya diri.

8. Bantu Mengelola Rasa Gugup

Ajarkan teknik sederhana seperti menarik napas dalam, berpikir positif, dan fokus pada pesan yang ingin disampaikan. Tekankan bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang wajar.

Baca Juga: WiFi Sering Putus? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya

9. Beri Evaluasi dan Apresiasi

Berikan masukan yang membangun serta pujian atas usaha anak. Apresiasi yang tulus dapat meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri.

10. Sesuaikan Latihan dengan Usia Anak

  • Usia 5–10 tahun: Fokus pada latihan sederhana seperti bercerita atau bermain peran.

  • Usia 11–15 tahun: Latih kemampuan menyampaikan ide yang lebih kompleks melalui diskusi, presentasi, atau lomba.

Pentingnya Public Speaking bagi Anak

Kemampuan public speaking memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak, di antaranya:

  • Meningkatkan kepercayaan diri dalam berbagai situasi sosial

  • Melatih kemampuan mengungkapkan pendapat secara jelas dan terstruktur

  • Mengembangkan keterampilan sosial dan kemampuan bekerja sama

  • Melatih berpikir kritis dan analitis

  • Mendorong anak mengikuti kegiatan positif seperti lomba atau organisasi

Public speaking bukan hanya soal berbicara di depan banyak orang, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri, kemampuan berpikir, dan keterampilan sosial anak.

Dengan latihan yang tepat dan dukungan lingkungan sekitar, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berani, percaya diri, dan mampu menyampaikan gagasan dengan baik.

Laporan: Lilis Anggraeni/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.