5 Tips Efektif untuk Orang Tua dalam Mengawasi dan Memilih Konten Gadget Anak
Eko Krisyanto | 21 Oktober 2025, 21:17 WIB

AKURAT.CO Di era serba digital seperti ini, gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak.
Mulai dari bermain game, menonton video edukatif, hingga berinteraksi dengan teman, semua dapat dilakukan hanya lewat layar kecil di tangan mereka.
Tetapi di balik kemudahan tersebut ada ancaman konten negatif dan potensi kecanduan gadget juga semakin meningkat. Karena itu peran orang tua menjadi sangat penting untuk mengawasi dan memilihkan konten yang sesuai agar teknologi menjadi sarana pembelajaran.
Mendampingi anak dalam memilih konten digital bukan hanya tentang membatasi waktu penggunaan, tetapi juga membimbing mereka memahami apa yang pantas untuk dikonsumsi.
Orang tua perlu aktif meninjau aplikasi, game, dan video yang diakses anak, hingga menjelaskan alasan di balik setiap batasan yang diberikan.
Dilansir dari HealthyChildren.org, menyarankan agar orang tua membuat “rencana media keluarga” yang berisi aturan tentang kapan, di mana, dan bagaimana anak menggunakan gadget. Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara waktu dengan layar dan tanpa layar, serta membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak.
Langkah ini penting diterapkan sejak dini di rumah terutama ketika anak mulai aktif menggunakan gadget untuk belajar atau hiburan.
Dengan membimbing anak secara konsisten, orang tua dapat membantu memilih konten yang tepat dan menanamkan nilai tanggung jawab digital.
Melalui pendampingan yang hangat dan penuh dialog, hubungan orang tua-anak akan semakin kuat dan menjadi jembatan menuju penggunaan gadget yang sehat dan bermanfaat.
Baca Juga: Jelang HAN 2025, Menteri PPPA Dorong Anak Main Dolanan: Saatnya Tinggalkan Gadget, Rayakan Budaya
5 Tips Efektif untuk Orang Tua dalam Mengawasi dan Memilih Konten Gadget Anak
1. Bangun “Rencana Media Keluarga” yang Disepakati Bersama
Membuat rencana media keluarga membantu orang tua dan anak memiliki panduan jelas tentang kapan, di mana, dan berapa lama gadget boleh digunakan. Rencana ini sebaiknya dibuat bersama agar anak merasa dilibatkan dan memahami aturan yang berlaku. Contohnya, gadget hanya boleh digunakan setelah belajar atau selama satu jam di akhir pekan. Dengan cara ini, anak belajar tanggung jawab dan disiplin dalam menggunakan teknologi.
2. Tetapkan Waktu dan Tempat Bebas Layar (Screen-Free Zones & Times)
Agar anak tidak terjebak dalam dunia digital terus-menerus, orang tua disarankan untuk menciptakan waktu dan tempat bebas layar, seperti saat makan malam atau menjelang tidur. Kebiasaan ini membantu anak beristirahat dari layar dan fokus berinteraksi dengan keluarga. Contohnya, seluruh anggota keluarga sepakat untuk tidak menggunakan gadget saat makan bersama.
3. Pantau Konten dan Gunakan Fitur Kontrol Orang tua
Pengawasan terhadap aplikasi dan situs yang diakses anak adalah kunci utama. Orang tua perlu mengaktifkan fitur kontrol dan privasi di level paling aman untuk memastikan anak tidak terpapar konten berbahaya.
Selain memantau aktivitas online anak, orang tua juga dapat mendeteksi lebih cepat jika ada hal yang mencurigakan atau tidak sesuai usia.
4. Gunakan Gadget sebagai Media Pembelajaran Bersama
Orang tua bisa menjadikan gadget sebagai sarana belajar yang menyenangkan. Pilih aplikasi edukatif, video pembelajaran, atau permainan yang mendukung kreativitas anak.
Orang tua juga dapat menonton atau bermain bersama anak untuk mendiskusikan isi konten tersebut. Selain mempererat hubungan, anak juga belajar memilah mana konten yang bermanfaat dan mana yang sebaiknya dihindari.
5. Jadilah Teladan dan Jalin Komunikasi Terbuka
Anak meniru perilaku orang tuanya, termasuk dalam menggunakan gadget. Maka dari itu, orang tua perlu menunjukkan contoh penggunaan yang sehat seperti tidak bermain ponsel saat berbicara dengan anak atau membatasi waktu online sendiri. Penting untuk selalu membuka ruang komunikasi.
Jika anak menemukan konten yang tidak dipahami, mereka akan merasa aman untuk bertanya dan berdiskusi dengan orang tua.
Mengawasi anak dalam penggunaan gadget bukan berarti membatasi kebebasan mereka, tetapi membantu mereka tumbuh menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









