Yupi Good Talent 2025 Jadi Wadah Pengembangan Bakat Anak Indonesia

AKURAT.CO Dalam mendukung pengembangan bakat anak Indonesia, Yupi Gummy kembali menggelar Yupi Good Talent 2025 (YGT).
Masuk tahun keenam Yupi Good Talent diikuti lebih dari 10.300 anak dari seluruh Indonesia. Event ini menjadi wadah untuk mencari anak-anak terbaik yang memiliki bakat untuk berkembang.
Marketing Communication Manager PT Yupi Indo Jelly Gum. Tbk. Addyono H. Koloway, menjelaskan, dengan mengusung tema "From Fun to Fame" melalui Yupi Good Talent 2025, anak Indonesia berkesempatan untuk menunjukkan bakatnya.
Menurutnya, pada event YGT 2025, Yupi memberikan dukungan dan memfasilitasi anak-anak Indonesia yang ingin mengembangkan bakatnya di berbagai bidang seni.
Baca Juga: Anak SD di Papua Antusias Nikmati Makan Bergizi Gratis, Netizen: Ini Alasan Harus Tetap Lanjut!
"Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang layak untuk ditampikan dan dikembangkan," kata Addyono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Antusiasme masyarakat terhadap Yupi Good Talent 2025 juga tinggi, terbukti dari jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 10.300 peserta. Terdapat 24 peserta terbaik yang berhasil masuk grand final dan akan menjadi juara di setiap kategori yang dilombakan.
Mereka berhasil menunjukkan bakat yang luar biasa, dari menyanyi, menari, bermain alat musik dan bakat-bakat lain di bidang Seni.
"Bakat bukan sekadar soal prestasi tetapi juga kunci penting bagi tumbuh kembang anak yang sehat, percaya diri dan happy," tutur Addyono.
Baca Juga: Permainan Penghapus Gasing Viral di Media Sosial, Ini Dampaknya untuk Anak
Yupi Good Talent 2025 hadir bukan sekadar ajang lomba tetapi ruang aman dan positif bagi anak-anak untuk belajar, berekspresi dan membangun keberanian dalam perjalanan tumbuh sehat berprestasi.
Yupi Gummy berkomitmen mendukung anak-anak Indonesia untuk tumbuh sehat dan berkembang melalui produk gummy berkualitas tinggi.
"Bagi Yupi, menyalurkan bakat anak berarti memberikan mereka kesempatan untuk tumbuh happy, penuh percaya diri dan siap berprestasi," kata Addyono.
Psikolog anak, Dr. Yasinta Indrianti, mengatakan bahwa menyalurkan bakat berperan besar dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak.
Baca Juga: Roblox Nyatakan Komitmen Dukung Indonesia Lindungi Anak di Ruang Digital
Menurutnya, mengenali minat dan bakat anak adalah langkah awal yang sangat penting. Lingkungan keluarga maupun sekolah memiliki peran utama dalam mendukung minat dan bakat.
"Anak yang memiliki ruang untuk berekspresi biasanya lebih bahagia, lebih resilien dan lebih siap menghadapi tantangan hidup," ujarnya.
Dalam mengembangkan bakat unik pada anak dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melakukan observasi untuk dapat mengaktualisasi bakat pada anak.
"Orang itu punya cara yang berbeda-beda dalam mengembangkan. Kalau bakatnya sudah terlihat maka akan fokus untuk berkembang," ujar Yasinta.
Baca Juga: Anak TK Antusias Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
Dari sudut pandang dunia seni, penyanyi senior Widi Mulia percaya bahwa dukungan keluarga dan lingkungan menjadi faktor penentu dalam mengasah bakat anak.
"Tujuan mengasah bakat bukan tentang menang atau kalah tetapi bagaimana mengapresiasi daya juang, menumbuhkan rasa percaya diri dan merasa bahagia saat melakukan hal yang mereka cintai. Pendampingan keluarga sangat penting untuk meneguhkan keberanian, melatih semangat, kompetensi dan kreativitas dalam diri anak-anak," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









